Pengembangan Potensi Tepung Bengkuang (Pachyrrhizus erosus) Sebagai Matriks Enkapsulasi Yang Dimodifikasi Melalui Proses Litnerisasi Untuk Bahan Baku Kosmetik

Gustri Yeni, Silfia Silfia, Wilsa Hermianti

Abstract


Trend penggunaan bahan alam (back to nature) meningkat dengan tingginya kesadaran masyarakat dan keterbatasan penggunaan bahan baku sintetis dalam jangka panjang dapat merusak kesehatan, terutama untuk bahan baku kosmetik. Tepung bengkuang memiliki potensi dikembangkan sebagai sebagai penyalut tipis (enkapsulan) bahan aktif melalui proses modifikasi. Proses modifikasi tepung bengkuang dapat dilakukan diantaranya melalui proses litnerisasi atau hidrolisis asam secara lambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi fisikokimia tepung bengkuang termodifikasi dengan variasi lama hidrolisis dan konsentrasi asam klorida (HCl). Perlakuan yang dicobakan adalah lama hidrolisis, yaitu 24, 48, 72 dan 96 jam dengan konsentrasi HCl 1%, 2% dan 3% pada suhu 40±5°C. Parameter yang diamati meliputi kadar amilosa, derajat Polimerisasi (DP), viskositas, kelarutan, aktivitas antioksidan (IC50) dan morfologi. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan optimum dihasilkan pada konsentrasi HCl 2% dan lama hidrolisis 72 jam. Tepung bengkuang termodifikasi menunjukkan terjadi penurunan DP dan kadar amilosa dengan makin lama lintnerisasi, yaitu 885%-22,34% dan 53,87%. Viskositas, kelarutan dan aktivitas antioksidan (IC50) meningkat, yaitu 228cP-155cP, dan 45,7%-90,8%, aktivitas antioksidan (IC50) dan granula tepung mengalami kerusakan walaupun bentuknya masih relatif tidak berubah.

 

Kata kunci: tepung bengkuang, modifikasi,  litnerisasi, hidrolisis asam, karakterisasi.


Full Text:

PDF

References


G. Yeni, Failisnur, and Firdausni, “Membuat aneka olahan bengkuang.” pp. 1–79, 2014.

Y. D. Pangestu, N. H. R. Parnanto, and A. R. A, “Kajian sifat fisikokimia tepung bengkuang (pachyrhizus erosus) dimodifikasi secara heat moisture treatment (hmt) dengan variasi suhu,” J. Teknosains Pangan, vol. 3, no. 3, pp. 41–48, 2014.

D. A. Retnaningtyas and W. D. R. Putri, “Karakterisasi Sifat Fisikokimia Pati Ubi Jalar Oranye Hasil Modifikasi Perlakuan STPP (Lama Perendaman dan Konsentrasi),” J. Pangan dan Agroindustri, vol. 2, no. 4, pp. 68–77, 2014.

C. Erika, “Produksi Pati Termodifikasi dari Beberapa Jenis Pati,” J. Rekayasa Kim. dan Lingkung., vol. 7, no. 3, pp. 130–137, 2010.

C. Winarti, T. C. Sunarti, D. Mangunwidjaja, and N. Richana, “Potensi dan aplikaasi pati termodifikasi sebagai bahan matriks enkapsulasi senyawa bioaktif herbal.” pp. 83–94, 2013.

D. N. Faridah, D. Fardiaz, N. Andarwulan, and C. Sunarti, “Perubahan struktur pati garut ( maranta arundinaceae ) sebagai akibat modifikasi hidrolisis asam, pemotongan titik percabangan dan siklus pemanasan-pendinginan [ structure changes of arrowroot ( maranta arundinaceae ) starch as influenced by acid hydroly},” J. Teknol. dan Ind. Pangan, vol. XXI, no. 2, pp. 135–142, 2010.

C. Winarti, N. Richana, D. Mangunwidjaya, and Titi Candra Sunarti, “Pengaruh lama hidrolisis asam terhadap karakteristik fisiko-kimia pati garut,” J. Teknol. Ind. Pertan., vol. 24, no. 3, pp. 218–225, 2014.

D. N. Faridah, W. P. Rahayu, and M. S. Apriyadi, “Hydrolysis and Autoclaving-Cooling Cycling Treatment To Produce Resistant,” vol. 23, no. 1, pp. 61–69, 2013.

F. Kusnandar, H. Pitria Hastuti, and E. Syamsir, “Pati resisten sagu hasil proses hidrolisis asam dan autoclaving-cooling,” J. Teknol. dan Ind. Pangan, vol. 26, no. 1, pp. 52–62, 2015.

C. Winarti, N. Richana, D. Mangunwidjaja, and T. C. Sunart, “Pengaruh Lama Hidrolisis Asam Terhadap Karakteristik Fisiko-Kimia Pati Garut,” J. Teknol. Ind. Pertan., vol. 24, no. 3, pp. 218–225, 2014.

Heny Herawati, “Teknologi Proses Produksi Food Ingredient,” vol. 31, no. 12, 2012.

P. S. K. Kinanti, B. S. Atmaka, and W. Atmaka, “Kajian karakteristik fisik dan kimia tepung sorghum (Sorghum bicolor L) varietas mandau termodifikasi yang dihasilkan dengan variasi konsentrasi dan lama perendaman asam laktat,” J. Tekknologi Has. Pertan. Univ. Sebel. Maret, vol. 3, no. 1, 2014.

S. Koswara, “Teknologi modifikasi pati,” Teknol. Pangan, pp. 1–32, 2009.

F. D. Hartanti, B. S. Amanto, and D. R. A.M, “Kajian karakteristik fisikokimia tepung sukun (artocarpus communis) termodifikasi dengan variasi konsentrasi dan lama perendaman asam laktat,” J. Teknosains Pangan, vol. 2, no. 4, pp. 41–48, 2013.

Heny Herawati, “Teknologi proses produksi food ingredient dari tapioka termodifikasi,” Litbang Pertan., vol. 31, no. 2, pp. 68–76, 2012.

A. L. Nintami and N. Rustanti, “Kadar serat, aktivitaas antioksidan, amilosa dan uji kesukaan mi basah dengan subsitusi tepung ubi jalar ungu (Ipomea batatas vas Ayamurasaki) bagi penderita diabetes melitus tipe-2,” J. Nutr. ollege, vol. 1, no. 1, pp. 382–387, 2012.

E. P. Tarigan, L. I. Omuat, and Edi Suryanto, “Karakterisasi dan aktivitas antioksidan Tepung Sagu Baruk ( Arenga microcarpha ),” J. Mipa Unsrat Online, vol. 4, no. 2, pp. 125–130, 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Prosiding Seminar Nasional Hasil Litbangyasa Industri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Panitia Seminar Nasional Hasil Litbangyasa Industri II Tahun 2019

---Hilirisasi Industri Berbasis Sumber Daya Alam Lokal Dalam Menghadapi Tantangan Industri 4.0 ---

BARISTAND INDUSTRI PALEMBANG