Peningkatan Pengetahuan Petani Melalui Pelatihan Teknologi Budidaya Kedelai sebagai Tanaman Sela Diantara Tanaman Karet Belum Menghasilkan Di Sumatera Selatan

Tumarlan Thamrin, Mahdalena Mahdalena, Dedeh Hadiyanti

Abstract


Pemanfaatan lahan perkebunan karet melalui penanaman kedelai sebagai tanaman sela merupakan salah satu upaya mendukung pencapaian swasembada kedelai tahun 2020.  Di Sumatera Selatan, potensi lahan ini mencapai  1,433 juta ha. Namun potensi ini belum optimal dimanfaatkan, terutama lahan-lahan yang diremajakan atau lahan-lahan dengan pertanaman karet belum menghasilkan/TBM (umur < 4 tahun). Optimalisasi pemanfaatan lahan sebagai sumber produksi kedelai perlu dilaksanakan, terutama untuk mengatasi kendala rendahnya pendapatan petani akibat harga karet yang terus menurun. Pengetahuan petani berkaitan dengan teknologi budidaya kedelai diantara lahan karet masih terbatas sehingga perlu dilakukan pelatihan melalui kegiatan kajian paket teknologi budidaya kedelai sebagai tanaman sela diantara tanaman karet belum menghasilkan di Sumatera Selatan. Paralel dengan ini dilaksanakan kajian peningkatan pengetahuan petani setelah pelaksanaan pelatihan. Kajian dilaksanakan di BPP Talang Ubi Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan kuesioner terhadap 34 orang peserta pelatihan (responden) sebelum pelatihan (pretest) dan sesudah pelatihan (posttest). Data diuji dengan uji t berpasangan untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata aspek pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil uji menunjukkan bahwa pvalue <0,05. Hasil ini mengidentifikasikan bahwa pengetahuan petani tentang budidaya kedelai diantara tanaman karet meningkat setelah mengikuti pelatihan.

 

Kata Kunci : kedelai, tanaman sela karet, peningkatan, pengetahuan


Full Text:

PDF

References


Abdurachman, A., A. Mulyani, dan Irawan. 2013. Sumber Daya Lahan untuk Kedelai di Indonesia. Hal. 168-184. Dalam Sumarno et al. (Penyunting). Kedelai Teknik Produksi dan Pengembangan. Puslitbang Tanaman Pangan, Bogor.

Bandolan Y, Abd. Aziz, dan Sumang. 2008. Tingkat Adopsi petani Terhadap Teknologi Budidaya Rambutan di Desa Romangloe Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Jurnal Agrisistem, Desember 2008, Vol. 4 No.2.

Balitbangtan. 2016. Rencana Strategis Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian 20152019 (Edisi Revisi). Jakarta. 160 hal.

Balitbangtan. 2016. Grand Design Lumbung Pangan Dunia (Roadmap Pengembangan Komoditas Kedelai 2016-2045). Raker Badan Litbang Pertanian. Bogor, 27-29 November 2016.

Balitkabi. 2015. Teknologi Budidaya Kedelai Pada Berbagai Agroekologi. Balitkabi.

Dirjen Tanaman Pangan. 2016. Percepatan Peningkatan Produksi Kedelai Tahun 2015-2045. Raker Badan Litbang Pertanian. Bogor, 27-29 November 2016.

Disbun Sumsel. 2017. Program dan Kegiatan Pembangunan Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2017. Dinas Perkebunan Sumsel.

Kuswantoro, H., L. Maghfiro, Respatijarti, G.W.A. Susanto, dan R. Artari. 2016. Respons beberapa genotipe kedelai terhadap naungan. Hal. 58-65. Dalam A.A. Rahmianna et al (penyunting). Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, Malang, 19 Mei 2015. Puslitbang Tanaman Pangan, Bogor.

Rachman, A., I.G.M. Subiksa, dan Wahyunto. 2013. Perluasan areal tanaman kedelai ke lahan suboptimal. Hal. 185-2014. Dalam Sumarno et al. (Penyunting). Kedelai Teknik Produksi dan Pengembangan. Puslitbang Tanaman Pangan, Bogor.

Sudirman. 2007. Model Pelathan Keterampilan Usaha Terpadu bagi Petani sebagai Upaya Alih Komoditas Studi pada Petani Penggarap Lahan Perhutani di Desa Suntenjaya Kabupaten Bandung. Disertasi. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia

Suharyanto, Rubiyo, Rinaldi J. 2006. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Petani Terhadap Hama pengerek Buah kakao (Pbk) Conocomorpa cramerella Snellen di Kabupaten Tabanan Bali. Dalam. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Petani dalam Menggunakan Pestisida Nabati pada Tanaman Cabai di Kota Maros. Prosiding Temu Teknis Jabatan Fungsional Non Peneliti. Jakarta. 6-7 September 2017

Sundari, T dan S. Wahyuningsih. 2016. Keragaan agronomis galur F6 kedelai toleran naungan. Hal. 86-95. Dalam A.A. Rahmianna (penyunting). Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, Malang, 19 Mei 2015. Puslitbang Tanaman Pangan, Bogor.

Susanto, G.W.A dan T. Sundari. 2011. Penampilan varietas unggul kedelai di lingkungan naungan buatan. Hal. 57-63. Dalam M.M. Adie et al (penyunting). Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, Malang, 29 Juni 2010. Puslitbang Tanaman Pangan, Bogor.

Wahyu, G dan T. Sundari. 2009. Teknologi Budidaya Kedelai di Lahan Hutan Jati. Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. Malang.

Wahyu, G.A.S dan T. Sundari. 2015. Sifat fenotipik galur kedelai pada kondisi naungan. Hal. 89-99 Dalam A. Kasno et al (penyunting). Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, Malang, 5 Juni 2014. Puslitbang Tanaman Pangan, Bogor.

Wiraatmadja, S. 1986. Pokok-pokok Penyuluhan Pertanian. Jakarta: CV. Yasaguna


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Prosiding Seminar Nasional Hasil Litbangyasa Industri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Panitia Seminar Nasional Hasil Litbangyasa Industri II Tahun 2019

---Hilirisasi Industri Berbasis Sumber Daya Alam Lokal Dalam Menghadapi Tantangan Industri 4.0 ---

BARISTAND INDUSTRI PALEMBANG