Efisiensi Unit Pengolah Limbah Industri Crumb Rubber di Sumatera Selatan

Nesi Susilawati, Dewantara Daud

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi Unit Pengolah Limbah Industri crumb rubber yang ada di Sumatera Selatan dengan cara mengolah data hasil pengujian limbah inlet dan outlet dengan menggunakan perhitungan efisiensi. Data hasil uji limbah outlet dibandingkan dengan baku mutu limbah cair untuk industri karet sesuai Peraturan Gubernur Sumatera Selatan No.8 Tahun 2012. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, air limbah outlet industri crumb rubber di Provinsi Sumatera Selatan masih mempunyai kualitas limbah cair yang memenuhi standar baku yang ditentukan. Penurunan BOD dengan efisiensi antara 90-99% terdapat 11 perusahaan, efisiensi 80-89% terdapat 6 perusahaan dan efisiensi ≤ 80% terdapat 2 perusahaan. Penurunan COD dengan efisiensi 90-99% terdapat 6 perusahaan, efisiensi 80-89% terdapat 9 perusahaan dan efisiensi ≤ 80% terdapat 4 perusahaan. Penurunan TSS dengan efisiensi 90-99% terdapat 2 perusahaan, efisiensi 80-89% terdapat 3 perusahaan dan efisiensi ≤ 80% terdapat 14 perusahaan. Penurunan NH3 Total dengan efisiensi 90-99% terdapat 11 perusahaan, efisiensi 80-89% terdapat 3 perusahaan dan efisiensi ≤ 80% terdapat 5 perusahaan. Penurunan Nitrogen Total dengan efisiensi 90-99% terdapat 11 perusahaan, efisiensi 80-89% terdapat 3 perusahaan dan efisiensi ≤ 80% terdapat 5 perusahaan. Dari hasil penelitian tersebut, sebagian besar industri crumb rubber di Sumatera Selatan mempunyai Unit Pengolah Limbah yang baik.

 

Kata Kunci:  efisiensi, limbah, crumb rubber, BOD, COD


Full Text:

PDF

References


Alaerts, G dan Santika, SS (1987). Metoda Penelitian Air. Usaha Nasional, Surabaya.

Bastari, D.H dan Tunas Erwin, (2014). Penanganan Limbah Cair di Pabrik Karet. Makalah pada Seminar Karet Puslitbun Sembawa Palembang.

Crittenden,J.C. (2005). Water Treatment Princiles and Design. Edition 2nd. New York: John Wiley and Son.

Daud,D (2015). Rekayasa Unit Pengolah Limbah Laboratorium Kimia BIPA dengan Kombinasi Filtrasi, Aerasi dan Adsorbsi Baristand Industri Palembang.

Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian (2013). Statistik Perkebunan Komiditas Karet, Jakarta

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Sumatera Selatan, (2013). Sinkronisasi dan Kesiapan Pemerintah Daerah dalam mendukung Program Klaster karet melalui kondisi Eksisting industry berbasis karet di Propinsi Sumatera Selatan. Makalah disampaikan pada Forum Pengembangan Klaster Industri Barang Jadi Karet.

Fondriest Environmental, inc (2013). Fundamentals of Environmentals Measurements.

Gapkindo Propinsi Sumatera Selatan, (2016). Data Industri Crumb Rubber di Propinsi Sumatera Selatan

Ginting, P. (1992), Mencegah dan mengendalikan Pencemaran Indusrri. Jakarta: Penerbit Pustaka Sinar Harapan.

Gafur,A. (2015). Efisiensi Instalasi Pengolahan Air Limbah Terhadap Kualitas Limbah Cair Rumah Sakit Haji Makasar Tahun 2014. Jurnal Higiene Vol. 1. No.1 Januari-April 2015.

Hakim, W.N., Pinem J.A., Saputra, E. (2016). Pengolahan limbah cair Industri karet dengan kombinasi proses Pretreatment dan membrane ultrafiltrasi. Jom F Teknik Volume 3 No. 1 (1-9).

Nasrullah.S.,Hayati R.,Kadaria Ulli (2016). Pengolahan limbah karet dengan atoremediasi menggunakan tanaman typa angustifolia. Fakultas Teknik Universitas Tanjung Pura, Pontianak.

Peraturan Gubernur Sumatera Selatan No. 8 Tahun 2012 tentang Baku Mutu Limbah Cair bagi kegiatan Industry, Hotel, Rumah Sakit, Domestik dan Pertambangan Batubara

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah

Rahmawati, Chadijah dan Ilyas, A. (2010). Analisa penurunan kadar COD dan BOD limbah cair laboratorium kimia UIN Makassar menggunakan Fly Ash (Abu Terbang) Batubara. Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Aludin Makassar

Raimon., (2011). Pengolahan Air Limbah Laboratorium Terpadu dengan Sistim Kontinue. Jurnal Dinamika Penelitian Industri Vol. 22 No. 2 (18-27)

Sarengat, N.(2015). Pengaruh penggunaan adsorben terhadap kandungan Amo menggunakan amonia (NH3-N) pada limbah cair industry karet RSS. Yogyakargta

Laporan Hasil Uji Industri Crumb Rubber di Sumatera Selatan (2016). Laboratorium Pengujian Baristand Industri Palembang

Suharman dan Yusya, M.K. (2015). Analisa limbah cair pada industri pengolahan karet di Sumatera Selatan. Jurnal Teknologi dan Mutu Industri (TEKMI) Vol. 2 No. 1 (17-23).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Prosiding Seminar Nasional Hasil Litbangyasa Industri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Panitia Seminar Nasional Hasil Litbangyasa Industri II Tahun 2019

---Hilirisasi Industri Berbasis Sumber Daya Alam Lokal Dalam Menghadapi Tantangan Industri 4.0 ---

BARISTAND INDUSTRI PALEMBANG