Ekstraksi kolagen dari kulit kerbau menggunakan asam asetat

Sri Mulyani, Antonius Hintono, Neisya Rizki Adefatma, Iwan Fajar Pahlawan

Abstract


Kulit kerbau berpotensi sebagai bahan baku alternatif pembuatan kolagen halal, pengganti sapi dan babi. Namun, kompleksitas kulit kerbau diduga lebih tinggi dibandingkan kulit sapi maupun kulit babi. Asam asetat merupakan asam lemah yang mampu mengekstraksi kolagen dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan interaksi berbagai konsentrasi asam asetat dan waktu ekstraksi terhadap kualitas kolagen, diantaranya rendemen, kadar air, serta karakteristik kolagen, berdasarkan berat molekul dan gugus fungsi. Materi utama penelitian ini berupa 3 lembar kulit kerbau rawa jantan berumur 3-4 tahun. Studi ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan acak lengkap pola faktorial, yang terdiri dari faktor konsentrasi asam asetat (0,5 M, 1 M, 1,5 M) dan waktu ekstraksi (48 jam dan 72 jam). Seluruh perlakuan direplikasi sebanyak empat kali. Hasil optimum ekstraksi kolagen dari kulit kerbau adalah menggunakan asam asetat dengan konsentrasi 1 M dengan ekstraksi selama 72 jam, dimana menghasilkan kolagen dengan rendemen 1,42±0,27%, berdasarkan faktor konsentrasi, dan 1,70±0,35%, berdasarkan faktor lama ekstraksi, kadar air 4,19±0,14%, serta teridentifkasi bahwa kolagen belum mengalami degradasi menjadi gelatin berdasarkan berat molekul dan gugus fungsi.

Full Text:

PDF

References


AOAC (Association of Analytical Chemist). (2005). Official methods of analyses association (18th ed.). Washington DC, USA: Association of Analytical Chemist.

Ariyanti, A., Dewi, M., Hapsari, A. P., & Mashadi, S. (2018). Perbandingan kadar kolagen cangkang kerang darah (Anadara granosa) dengan cangkang kerang hijau (Mytilus viridis) di Bandengan, Kendal, Jawa Tengah. Jurnal Pharmascience, 5(2), 134–142. https://doi.org/10.20527/jps.v5i2.5795

Astiana, I., Nurjanah, & Nurhayati, T. (2016). Karakteristik kolagen larut asam dari kulit ikan ekor kuning. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 19(1), 79–93. https://doi.org/10.17844/jphpi.2016.19.1.79

Ata, S. T., Yulianty, R., Sami, F. J., & Ramli, N. (2016). Isolasi kolagen dari kulit dan tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis). Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences, 1(1), 27–30.

Azara, R. (2017). Pembuatan dan analisis sifat fisikokimia gelatin dari limbah kulit ikan kerapu (Ephinephelus sp.). Jurnal Teknologi Pangan, 11(1), 62–69.

BSN (Badan Standardisasi Nasional). (2014). Standard Nasional Indonesia SNI 01-8076-2014: Kolagen kasar dari sisik ikan – Syarat mutu dan pengolahan. Jakarta, Indonesia: BSN.

Darmanto, Y. S., Agustini, T. W., & Swastawati, F. (2012). Efek kolagen dari berbagai jenis tulang ikan terhadap kualitas miofibril protein ikan selama proses dehidrasi. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 23(1), 36–36.

Devi, H. L. N. A., Suptijah, P., & Nurilmala, M. (2017). Efektifitas alkali dan asam terhadap mutu kolagen dari kulit ikan patin. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 20(2), 255–256. https://doi.org/10.17844/jphpi.v20i2.17906

Djailani, F., Trilaksani, W., & Nurhayati, T. (2016). Optimasi ekstraksi dan karakterisasi kolagen dari gelembung renang ikan cunang dengan metode asam-hidro-ekstraksi. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 19(2), 156–167. https://doi.org/10.17844/jphpi.v19i2.13461

Erizal, E., Abbas, B., Setyo A. K., R., Sulistioso, G. S., & Sudirman. (2014). Pengaruh iradiasi gamma pada sifat fisiko-kimia kolagen dalam larutan. Jurnal Sains Materi Indonesia, 15(4), 221–225. https:// doi.org/10.17146/jsmi.2014.15.4.4342

Fawzya, Y. N., Chasanah, E., Poernomo, A., & Khirzin, M. H. (2016). Isolasi dan karakterisasi parsial kolagen dari teripang gamma (Stichopus variegatus). Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, 11(1), 91–100. https:// doi.org/10.15578/jpbkp.v11i1.284

Febriansyah, R., Pratama, A., & Gumilar, J. (2019). Pengaruh konsentrasi NaOH terhadap rendemen, kadar air dan kadar abu gelatin ceker itik (Anas platyrhynchos Javanica). Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak, 14(1), 1–10. https://doi.org/10.21776/ub.jitek.2019.014.01.1

Ferraro, V., Gaillard-Martinie, B., Sayd, T., Chambon, C., Anton, M., & Santé-Lhoutellier, V. (2017). Collagen type I from bovine bone. Effect of animal age, bone anatomy and drying methodology on extraction yield, self-assembly, thermal behaviour and electrokinetic potential. International Journal of Biological Macromolecules, 97, 55–66. https://doi.org/10.1016/j.ijbiomac.2016.12.068

Hudha, M. I., Sepdwiyanti, R., & Sari, S. D. (2012). Ekstraksi karaginan dari rumput laut (Eucheuma spinosum) dengan variasi suhu pelarut dan waktu operasi. Jurnal Teknik Kimia, 6(2), 50–53.

Idrus, S., Hadinoto, S., & Kolanus, J. (2018). Karakterisasi kolagen gelembung renang tuna sirip kuning (Thunnus albacares) dari perairan maluku menggunakan ekstraksi asam. Biopropal Industri, 9(2), 87–94. https://doi.org/10.36974/jbi.v9i2.4020

Kolanus, J. P., Hadinoto, S., & Idrus, S. (2019). Karakteristik kolagen larut asam dari kulit ikan tuna (Thunnus albacores.) dengan metode hidroekstraksi. Jurnal Riset Teknologi Industri, 13(1), 99–110. https://doi.org/10.26578/jrti.v13i1.4994

Laemmli, U. K. (1970). Cleavage of structural proteins during the assembly of the head of bacteriophage T4. Nature, 227, 680–685. https://doi.org/10.1038/227680a0

Mulyani, S., Setyabudi, F. M. C. S., Pranoto, Y., & Santoso, U. (2017a). The effect of pretreatment using hydrochloric acid on the characteristics of buffalo hide gelatin. Journal of the Indonesian Tropical Animal Agricultureculture, 42(1), 14–22. https://doi.org/10.14710/jitaa.42.1.14-22

Mulyani, S., Setyabudi, F. M. C. S., Pranoto, Y., & Santoso, U. (2017b). Physicochemical properties of gelatin extracted from buffalo hide pretreated with different acids. Korean Journal for Food Science of Animal Resources, 37(5), 708–715. https://doi.org/10.5851/kosfa.2017.37.5.708

Noorzai, S., Verbeek, C. J. R., Lay, M. C., & Swan, J. (2020). Collagen extraction from various waste bovine hide sources. Waste and Biomass Valorization, 11, 5687–5698. https://doi.org/10.1007/s12649-019-00843-2

Nurhidayah, B., Soekendars, E., & Erviani, A. E. (2019). Kandungan kolagen sisik ikan bandeng Chanos-chanos dan sisik ikan nila Oreochromis niloticus. BIOMA: Jurnal Biologi Makassar, 4(1), 39–47. https://doi.org/10.20956/bioma.v4i1.6341

Pamungkas, B. F., Supriyadi, S., Murdiati, A., & Indrati, R. (2018). Ekstraksi dan karakterisasi kolagen larut asam dan pepsin dari sisik haruan (Channa striatus) kering. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 21(3), 513–521. https://doi.org/10.17844/jphpi.v21i3.24734

Paudi, R., Sulistijowati, R., & Mile, L. (2020). Rendemen kolagen kulit ikan bandeng (Chanos chanos) segar hasil ekstraksi asam asetat. Jambura Fish Processing Journal, 2(1), 21–27. https://doi.org/10.37905/jfpj.v2i1.5930

Rizk, M. A., & Mostafa, N. Y. (2016). Extraction and characterization of collagen from buffalo skin for biomedical applications. Oriental Journal of Chemistry, 32(3), 1601–1609.

Romadhon, R., Darmanto, Y. S., & Kurniasih, R. A. (2019). Karakteristik kolagen dari tulang, kulit, dan sisik ikan nila. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 22(2), 403–410. https://doi.org/10.17844/jphpi.v22i2.28832

Safithri, M., Tarman, K., Suptijah, P., & Widowati, N. (2019). Karakteristik fisikokimia kolagen larut asam dari kulit ikan parang-parang (Chirocentrus dorab). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 22(3), 441–452. https://doi.org/10.17844/jphpi.v22i3.28924

Safithri, M., Tarman, K., Suptijah, P., & Sagita, S. N. (2020). Karakteristik kolagen larut asam teripang gama (Stichopus variegatus). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 23(1), 166–177. https://doi.org/10.17844/jphpi.v23i1.31063

Said, M. I., Burhan, B., Tensi, T., & Haerati, H. (2018). Synthesis of collagen from Bali cattle's hide using a combination of acid and alkali on the extracting process. Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture, 43(3), 247–256. https://doi.org/10.14710/jitaa.43.3.247-256

Santoso, C., Surti, T., & Sumardianto. (2015). Perbedaan penggunaan konsentrasi larutan asam sitrat dalam pembuatan gelatin tulang rawan ikan pari mondol (Himantura gerrardi). Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 4(2), 106–114.

Silva, T. H., Moreira-Silva, J., Marques, A. L. P., Domingues, A., Bayon, Y., & Reis, R. L. (2014). Marine origin collagens and its potential applications. Marine Drugs, 12(12), 5881–5901. https://doi.org/10.3390/md12125881

Simamora, G. R. R., Trilaksani, W., & Uju, U. (2019). Profiling kolagen gelembung renang ikan patin (Pangasius sp.) melalui proses enzimatis. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 22(2), 299–310. https://doi.org/10.17844/jphpi.v22i2.27717

Ulfah, M. (2011). Pengaruh konsentrasi larutan asam asetat dan lama waktu perendaman terhadap sifat-sifat gelatin ceker ayam. Agritech, 31(3), 161–167. https://doi.org/10.22146/agritech.9740




DOI: http://dx.doi.org/10.20543/mkkp.v37i2.7025

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Sri Mulyani Mulyani, Antonius Hintono, Neisya Rizki Adefatma, Iwan Fajar Pahlawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

MKKP indexed by:

Cover Page Cover Page     Cover Page    Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page    Cover Page    Cover Page    Cover Page     Cover Page     Cover Page   Cover Page   Cover Page   Cover Page   Cover Page              

 

 

 

Free counters!