Pengaruh tingkat protein dan energi pakan terhadap kualitas kulit untuk atasan sepatu dari kelinci rex jantan

Sri Untari, Soediman Sastrodihardjo

Abstract


This research intends to know the effect of fodder protein and energy level on the physical test (i.e. the elasticity, tensile strength and tear strength) of Rex rabbit leather, the raw material of shoe upper. The materials for research are 27 skin of dried 12-to-13-month-old male Rex rabbit. The complete random research design is used here with the factor pattern 3 X 3 = 9 kinds of combination of treatment factors,i.e. the factors or three levels of protein :15% n(P1), 17% (P2), and 19% (P3); the factors of three levels of digestible energy (D) : 2,000 kcal/kg (D1), 2,250 kcal.kg (D2), and 2,500 kcal/kg; and three skins of dried rabbit leathers in each treatment as replication. The parameter of the physical test will be determined with the covariance analysis, with the thickness of the leathers as a coverable. When the F analysis gives the result that are perceptibly different, it is followed by the “Least Significant Difference (LSD) analysis. The results of the research are that protein and ‘digestible energy’ have an imperceptibly different effect (P > 0.005) on the elasticity, tensile strength, and tear-trength of the charm tanned and than the thickness of the effect (P > 0.05) on the thickness of the leathers and a linear regression relation, but it does not it the physical-testing.

 

 

 


 

INTISARI

 

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat protein dan energi pakan terhadap kualitas fisis mencakup itu kemuluran, kekuatan tarik dan kekuatan sobek kulit jadi dari kelinci Rex dalam upaya penyediaan bahan baku kulit untuk atasan sepatu. Materi penelitian ini menggunakan sejumlah 27 lembar kulit kering yang berasal dari 27 ekor kelini Rex jantan berumur antara 12-13 bulan. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap pola                factorial 3 X 3 = 9 macam kombinasi factor perlakuan yakni 3 faktor tingkat protein 15% (P!), 17% (P2) dan 19% (P3) ; dan tiga tingkat “digestible energy (D)” 2.00 kcal/kg (D1), 2.250 kcal/kg (D2) dan 2.500 kcal/kg pakan (D3), masing-masing perlakuan menggunakan 3 lembar kulit kering yang berasal dari 3 ekor kelinci sebagai ulangan. Parameter kualitas fisis dianalisis covariansi dengan tebal kulit sebagai covarianble. Apabila uji F berbeda nyata dilanjutkan dengan uji “Least Defference (LSD)”. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh protein dan “degistible energy” berpengaruh tidak berbeda nyata (P > 0,05) terhadap kualitas kemuluran, kekuatan tarik, kekuatan sobek kulit samak krom . Tebal kulit dipakai sebagai factor cavariable dalam analisa covarian menunjukkan berpengaruh beda nyata (P < 0,05) tehadap kekuatan sobek dan mempunyai hubungan regresi linear < tetapi terhadap uji kualitas fisis berpengaruhtidak berbeda nyata.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20543/mkkp.v10i20.443

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1995 SRI UNTARI DAN SOEDIMAN SASTRODIHARJO

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

MKKP indexed by:

Cover Page Cover Page     Cover Page    Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page    Cover Page    Cover Page    Cover Page     Cover Page     Cover Page   Cover Page   Cover Page   Cover Page   Cover Page              

 

 

 

Free counters!