Studi awal tanin dari kulit kayu Acacia auriculiformis A. Cunn. ex Benth. dari hutan tanaman industri untuk bahan penyamak kulit

Sri Mutiar, Anwar Kasim, Emriadi Emriadi, Alfi Asben

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan tanin dan metode ekstraksi terhadap karakteristik dan kadar tanin dari kulit kayu Acacia auriculiformis A. Cunn. ex Benth. Kulit kayu diperoleh dari HTI PT. Arara Abadi. Metode ekstrak yang digunakan water bath, ultrasonic bath, autoclave, refluks dan microwave. Ekstrak tanin yang dihasilkan diaplikasikan sebagai bahan penyamak nabati. Ekstrak yang digunakan adalah rendemen tertinggi dari metode yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen tertinggi diperoleh dengan metode autoclave yaitu 29,65%. Hasil analisis kimia dari ekstrak yang dihasilkan kadar tanin adalah 52,79%, bahan larut air 62,40%. Aplikasi ekstrak tanin sebagai bahan penyamak nabati menggunakan kulit kambing dilakukan analisis kimia, pengamatan sifat fisik dan organoleptis. Kualitas kulit tersamak ditinjau dari sifat kimia diantaranya kadar air 15,02%, kadar lemak 3,20%, kadar abu 3,44%, kadar zat larut air 3,57%, kadar zat kulit mentah 43,79%, kadar tanin terikat 30,98% dan derajat penyamakan 70,74%. Pengamatan sifat fisik kulit tersamak yaitu kekuatan tarik 254,21 kg/cm2, kemuluran 63,95%, ketahanan zwik/keretakan 9,27 mm (nerf tidak pecah), ketebalan 0,9 mm, warna coklat. Ekstrak kulit kayu A. auriculiformis mengandung tanin dan berpotensi untuk digunakan sebagai bahan penyamak kulit.

Full Text:

PDF

References


Haroun, M., Khirstova, P., & Covington, T. (2013). Analysis of commercial vegetable tannin materials and related polyphenols of selected Acacia species in Sudan. Journal of Forest Products & Industries, 2(1), 21–28.

Herminiwati, Waskito, S., Purwanti, C. M. H., Prayitno, & Nigsih, D. (2015). Pembuatan bahan penyamak nano nabati dan aplikasinya dalam penyamakan kulit. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 31(1), 15–22. https://doi.org/10.20543/mkkp.v31i1.180

Hussein, S. A. (2017). Utilization of tannins extract of Acacia seyal bark (Taleh) in tannage of leather. Journal of Chemical Engineering & Process Technology, 8(3). https://doi.org/10.4172/2157-7048.1000334

Iriany, F. P. (2017). Ekstraksi tanin dari kulit kayu akasia dengan menggunakan microwave: Pengaruh daya microwave, waktu ekstraksi dan jenis pelarut. Jurnal Teknik Kimia USU, 6(3), 52–57.

Kasim, A., Nurdin, H., & Mutiar, S. (2012). Aplikasi gambir sebagai bahan penyamak kulit melalui penerapan penyamakan kombinasi. Jurnal Litbang Industri, 2(2), 55–62. https://doi.org/10.24960/jli.v2i2.600.55-62

Kasim, A., Novia, D., Mutiar, S., & Pinem, J. (2013). Karakterisasi kulit kambing pada persiapan penyamak dengan gambir dan sifat kulit tersamak yang dihasilkan. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 29(1), 1-12. https://doi.org/10.20543/mkkp.v29i1.213

Kasim, A., Asben, A., & Mutiar, S. (2015). Kajian kualitas gambir dan hubungannya dengan karakteristik kulit tersamak. Majalah Kulit, Karet dan Plastik, 31(1), 55-64. https://doi.org/10.20543/mkkp.v31i1.220

Kasim, A., & Mutiar, S. (2016). Penyamakan kulit kambing untuk memperoleh kulit tersamak berkekuatan tarik tinggi melalui penyamakan kombinasi. Prosiding Seminar Nasional Kulit, Karet dan Plastik ke-5, 5(1).

Liao, J., Qu, B., Liu, D., & Zheng, N. (2015). New method to enhance the extraction yield of rutin from Sophora japonica using a novel ultrasonic extraction system by determining optimum ultrasonic frequency. Ultrasonics Sonochemistry, 27, 110–116. https://doi.org/10.1016/j.ultsonch.2015.05.005

Lokeswari, N. & Sujatha, P. (2011). Isolation of tannins from Caesalpinia coriaria and effect of physical parameters. International Research Journal of Pharmacy, 2(2), 146–152.

Mahdi, H., Palmina, K., & Glavtch, I. (2006). Characterization of Acacia nilotica as an indigenous tanning material of Sudan. Journal of Tropical Forest Science, 18(3), 181–187.

Musa, A. E., & Gasmelseed, G. A. (2013). Development of eco-friendly combination tanning system for the manufacture of upper leathers. International Journal of Advance Industrial Engineering, 1(1), 9–15.

Ogino, H., Otsubo, T., & Ishikawa, H. (2008). Screening, purification, and characterization of a leather-degrading protease. Biochemical Engineering Journal, 38(2), 234–240. https://doi.org/10.1016/j.bej.2007.07.008

Rhazi, N., Hannache, H., Oumam, M., Sesbou, A., Charrier, B., Pizzi, A., & Charrier-El Bouhtoury, F. (2014). Green extraction process of tannins obtained from Moroccan Acacia mollissima barks by microwave: Modeling and optimization of the process using the response surface methodology RSM. Arabian Journal of Chemistry. https://doi.org/10.1016/j.arabjc.2015.04.032

Suparno, O., Covinton, A. D., & Evans, C. S. (2008). Teknologi baru penyamakan kulit ramah lingkungan: Penyamakan kombinasi menggunakan penyamak nabati, naftol dan oksazolidin. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 18(2), 79-84.

Suseno, N., Adiarto, T., Dalton, A., & Tendean, P. (2014). Ekstraksi tanin dari kulit kayu pinus sebagai bahan perekat briket. Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Kimia dan Proses 2014.

TAPPI, S. M. (1996). TAPPI Standards: Regulations and style guidelines. Atlanta, USA: TAPPI Press.

Wina, E., Susana, I. W. R., & Tangendjaja, B. (2010). Biological activity of tanins from Acacia mangium bark extracted by different Solvents. Media Peternakan, 33(2), 103–107. https://doi.org/10.5398/medpet.2010.33.2.103




DOI: http://dx.doi.org/10.20543/mkkp.v34i2.3967

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Sri Mutiar, Anwar Kasim, Emriadi, Alfi Asben

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

MKKP indexed by:

Cover Page Cover Page     Cover Page    Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page    Cover Page    Cover Page    Cover Page     Cover Page     Cover Page   Cover Page   Cover Page   Cover Page   Cover Page              

 

 

 

Free counters!