Pembuatan ban dalam sepeda motor dengan filler precipitated calcium carbonate (PCC)

Herminiwati Herminiwati

Abstract


The objective of the research was to investigated the utilization of Precipitated Calcium Carbonate (PCC) as filler in production of motorcycle inner tube. Beside black filler, PCC is a white filler needed in producing rubber products. Four types of PCC have been used including two local PCC from Wonosari and East Java, and other two were imported from Japan and Taiwan. The amount  of PCC added in inner tube rubber compound was varied 10, 15, 20, 25 and 30 phr respectively. The compounding was carried – out by using two roll mills, and the compunds were measured their optimum vulcanization time by using rheometer. The compounds were then subjected  to vulcanisates were compared to 100 phr, actiplast 8 0,1 phr, paraffinic oil 5 phr, N 550 black 30 phr, ZnO 4 phr, stearic acid 1 phr,  antioxidant 1,5 phr, paraffin wax 1 phr, vulcacit DMC 1 phr, vulcacit Thiuram C 0,25 phr, and sulfur 1 phr with the content of PCC Diacal of 25 phr. The best formula meet the requirement of SNI and gave physical properties as follow : tensile strength 232,56 kg/cm2, elongation at break 570 %, permanent set 12,75 %, tensile strength during aging at 105 ± 2 0C, for 5 hours 4,89%. The local PCC form Wonosari and East motorcycle inner tube. However, particle size reduction and coating or surface treatment were needed for improving of the reinforcing effect of the local PCC.

 

Keywords ; PCC, filler, inner tube, motorcycle.


Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penggunaan Precipitated Calcium Carbonate (PCC) sebagai filler dalam pembuatan ban dalam sepeda motor. PCC meruakan filler putih yang diperlukan dalam pembuatan barang-barang karet disamping filler hitam. Dalam penelitian ini digunakan empat jenis PCC yang terdiri atas dua jenis PCC yang local yaitu dari Wonosari dan Jawa Timur dan dua jenis PCC dari Jepang dan Taiwan. Jumlah PCC yang ditambahkan dalam kompon karet ban dalam divariasi berturut-turut sebesar 10, 15, 20, 25 dab 30 phr. Kompon dibuat dengan mesin two roll mill kemudian kompon yang dihaislkan diukur wkatu vulkanisasi optimumya dengan rheometer. Selanjutnya kompondivulkanisasi dengan mesin kempa hidrolik pada suhu 1500C dan tekanan 150 kg/cm2 dalam waktu sesuai yang ditunjukkan oleh rheometer.  Vulkanisat karet ban sepeda motor diuji berdasar SNI. 06-6700-2002 tentang ban dalam kendaraan bermotor. Hasi penelitian menunjukkan bahwa formula terbaik untuk vulkanisat karet ban sepeda motor terdiri atas karet alam (pale crepe) 100 phr, actiplast 8 0,1 phr, paraffinic oil 5 phr, N 550 black 30 phr, ZnO 4 phr, asam strearat 1 phr, antioksidan 1,5 phr, paraffin wax 1 phr, vulcacit DMC 1phr, vulcacit thiuram C 0,25 phr, dan sulfur 1 phr dengan ditambahkan PCC Diacal sebesar 25 phr. Formula terbaik untuk pembuatan vulkanisat dapat memenuhi persyaratan SNI dan memberikan sifat fisis sebagai berikut : kuat tarik badan 232,56 kg/cm2, perpanjangan putus 570 %, kemuluran tetap 12,75%, penurunan kuat tarik pada pengusangan (105 ± 2 0C, 5 jam) 4,89%. PCC local asal Wonosari dan Jawa Timur dapat digunakan untuk substitusi PCC impor sebagai filler putih dalam pembuatan kompon karet ban dalam sepeda motor. Untuk meningkatkan efek penguatannya sebagai substitusi impor, perlu dilakukan perlakuan permukaan dan pengecilan ukuran partikel PCC lokal. 


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20543/mkkp.v26i1.242

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2010 Herminiwati Herminiwati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

MKKP indexed by:

Cover Page Cover Page     Cover Page    Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page     Cover Page    Cover Page    Cover Page    Cover Page     Cover Page     Cover Page   Cover Page   Cover Page   Cover Page   Cover Page              

 

 

 

Free counters!