REKAYASA DAN RANCANG BANGUN MATERIAL HEAT RESISTANT FIRE GRATE UNTUK SPARE PART BOILER PADA PABRIK KELAPA SAWIT

Pander Sitindaon, Jimmy G. Simanjuntak

Abstract


Fire grate termasuk sebagai komponen vital boiler,  fire grate ini digunakan pada bagian pembakaran bahan bakar padat pada unit pengoperasian boiler. Boiler harus dapat menghasilkan uap secara kontiniu agar proses perebusan kelapa sawit dapat berlangsung dengan baik, selain itu uap juga digunakan sebagai penggerak turbin untuk menghasilkan listrik dan didistribusikan untuk menggerakkan mesin pengolahan kelapa sawit. Jika kualitas fire grate tidak sesuai dengan life time yang diharapkan maka akan terjadi gangguan operasi Pabrik Kelapa Sawit secara keseluruhan.Tungku pemanas dibuat dari konstruksi baja dan bagian dalamnya dilapisi dengan batu tahan api SK 30 dan SK 35, sebagai alas pembakaran bahan bakar digunakan fire grate yang disusun sebanyak 800 bh/tungku pemanas  untuk kapasitas ketel 20.000 ton/jam. Udara pembakaran primer ditiupkan dari bagian bawah fire grate dan udara pembakaran sekunder ditiupkan di atas fire grate. Bahan bakar yang digunakan pada tungku pemanas boiler adalah serat buah sawit (fiber) dan cangkang sawit dengan perbandingan  85 %  : 15 %. Berdasarkan hasil pengukuran suhu, temperatur pembakaran pada fire grate berkisar antara 450 s/d 750oC. Pada kerekayasaan  dihasikan fire grate dari tiga jenis material yaitu besi tuang silikon rendah (BT-SR), besi tuang silikon rendah paduan (BT-SRP) dan besi tuang silikon tinggi (BT-ST). Dari hasil pengujian ketahanan panas pada lingkungan yang relevan dapat diketahui bahwa ketahanan panas dari ketiga material tersebut adalah sekitar 700oC, 800oC dan 900oC. Untuk mengetahui life time dari ketiga jenis material fire grate ini, dilakukan pengujian performans pada lingkungan yang sebenarnya di Pabrik Kelapa Sawit Adolina.


Keywords


besi tuang; fire grade; tahan panas;

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


George E. Dieter, (1981), Mechanical Metallurgy. Tokyo: Kosaido Printing Co,

Heine Richad W., Carl R. Loper Jr., Rosenthal Philip C. (1967).Principles of Metal Casting. New York: Mc Graw-Hill Book Company,

Hattori.K. Practice of Risering in Steel Casting Foundry Engineering Nagoya International Training Centre Japan International Cooperation Agency (JICA)

Kalpakjian, Scmid (2003), Manufacturing Processes for Engineering Material. Prantice Hall,

Obata.R. Fundamental of Risering Foundry Engineering Nagoya International Training Centre Japan International Cooperation Agency (JICA)

Robert F. Mehl, 1(972). Atlas of Microstructures of Industrial Alloy, American Society for Metals Vol. 7 Metals Fark Ohio,

Tata Surdia, Kenji Chijiiwa. (1975), Teknik Pengecoran Logam. Jakarta: Pradnya Paramita,

Tjitro Soejono, (2001), Pengaruh Bentuk Riser Terhadap Cacat Penyusutan Produk Cor Aluminium Cetakan Pasir, Jurnal Teknik Mesin, Vol. 3, Oktober.

Winte.C.H, (1946).Gray Iron Casting Section Sensitivity, Trans. AFS, Vol. 54,

Widodo. R.(1998).Analisa Cacat Coran, Politeknik Manufaktur Bandung,


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.