PEMANFAATAN LIMBAH CAIR PENGOLAHAN GAMBIR SEBAGAI PEWARNA KAIN SUTERA

Faisilnur ., Gustri Yeni, Salmariza ., Wilsa Hermianti

Abstract


Limbah cair gambir merupakan cairan hasil samping dari proses pengolahan daun dan ranting tanaman gambir (Uncaria gambir Roxb)yang masih banyak mengandung tanin dan belum dimanfaatkan. Limbah tersebut mudah rusak oleh mikroba sehingga untuk penggunaan sebagai pewarna tekstil,perlu penambahan bahan penstabil.Penelitian dilakukan dengan mengkondisikan limbah yang belum dipekatkan (Cdan yang sudah dipekatkan  (P) serta penambahan bahan penstabil kapur (K), tawas (T), tunjung  (F) dan kontrol (8) dan diaplikasikan untuk mewarnai kain sutera.  Parameter pengujian meliputi pH,  pertumbuhan jamur sampai tiga bulan, arah warna dan ketahanan luntur warna hasil celupan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair memberikan warna yang berbeda yaitu merah kecoklatan, coklat kekuningan dan hijau kehitaman tergantung pada jenis bahan penstabil dan pH dari larutan, serta memiliki ketahanan simpan lebih dari tiga bulan.Uji coba penggunaan limbah cair gambir terhadap kain sutera dapat menghasilkan kain sutera dengan arah warna merah kecoklatan,kuning keemasan dan hijau lumut sampai hijau kehitaman dengan ketahanan luntur warna terhadap pencucian 40°C; keringat asam atau basa; gosokan dan panas penyetrikaan pada umumnya menghasilkan nilai baik sampai sangat baik (nilai 4-5), terhadap cahaya terang (nilai sinar) adalah cukup sampai baik (nilai 3-4).

 

Kata kunci : Limbah cairgambir, bahan penstabil, ketahanan lunturwarna, kain sutera.


Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2013 Faisilnur ., Gustri Yeni, Salmariza ., Wilsa Hermianti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Our journal indexed by:




Copyright © Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, 2016.(p-ISSN 1978-5852 | e-ISSN 2580-7366 ). Powered By OJS

Theme design credited to MEV edited by JRI