MEMPELAJARI KANDUNGAN GIZI TEPUNG AMPAS KELAPA DARI PENGOLAHAN VIRGIN COONUT OIL (VCO) DAN MINYAK KOPRA PUTIH SEBAGAI SUMBER PANGAN FUNGSIONAL

Hilda Kaseke

Abstract


Penelitian kandungan gizi tepung ampas kelapa dan pengolahan Virgin Coconut Oil (VCO) dan minyak kopra putih sebagai sumber pangan fungsional telah dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif eksperimental.Tujuan penelitian untuk melihat kandungan gizi tepung ampas kelapa dari VCO dan minyak kopra putih sebagai sumber pangan fungsional. Pengamatan dilakukan terhadap proksimat dari kue kelapa cook yang dibuat. Uji proksimat meliputi kadar protein, karbohidrat, kadar lemak, serat kasar, kadar abu, kadar air, vitamin A,D,E, serat pangan terlarut dan tidak terlarut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan gizi yang terdapat pada ampas kelapa dari VCO yaitu kadar serat kasar 17,6%, kadar lemak 42,7%, kadar protein 6%, karbohidrat 45%, serat pangan terlarut 7,14%, serat pangan tidak terlarut 43,8%, vitamin A < 0,5 IU/100 gram, vitamin D 10,5µ/100 gram dan vitamin E < 0,1 mg/100 gram. Kandungan gizi yang terdapat pada ampas kelapa dari kopra putih yaitu serat kasar 14,6%, kadar lemak 35,3%, kadar protein 9,0%, kadar karbohidrat 49%, serat pangan larut 4,91%, serat pangan tidak larut 29,7%, vitamin A < 0,5 IU/100 gram, vitamin D 4,93 µg/100 gram, dan vitamin E < 0,1 mg/100 gram. Ampas kelapa dari VCO dan kopra putih dapat dijadikan sebagai sumber pangan fungsional karena masih mengandung gizi.Perlakuan ampas VCO 75% adalah perlakuan terbaik.Kandungan gizi tertinggi didapatkan pada ampas VCO.

Kata kunci : ampas VCO, kopra putih, kelapa cook


Full Text:

PDF

References


https://id.wikipedia.org/wiki/Serat_pangan, diakses 18 Maret 2016.

https://id.wikipedia.org/wiki/Pangan_fungsional, diakses 18 Maret 2016.

Astawan, M 2003, 'Pangan fungsional untuk kesehatan yang optimal', Kompas Sabtu, vol. 23.

Astawan, M & Tutik, W 2004, 'Sehat Bersama Aneka Serat Pangan Alami', Tiga Serangkai,Solo.

Cordova, F 2015, 'eksperimen Pembuatan Pangsit Goreng Dengan Penambahan lkan Teri NasiDan Wortel', Universitas Negeri Semarang.

lndrasari, SD & Adnyana, MO 2007, 'Preferensi konsumen terhadap beras merah sebagaisumber pangan fungsional', Buletin lptek Tanaman Pangan, vol. 2, no. 2.

Miskiyah, IM & Haliza, W 2006, 'Pemanfaatan ampas kelapa limbah pengolahan minyak kelapamurni menjadi pakan', in Presiding Seminar Nasional Tekhnologi Peternakan dan Verteriner.

Muchtadi, D 2001, 'Sayuran sebagai sumber serat pangan untuk mencegah timbulnya penyakitdegeneratif.Jurnal Teknologi dan lndustri Pangan, vol. 12, no. 1.

Putri, MF 2010, 'Kandungan Gizi Dan Sifat Fisik Tepung Ampas Kelapa Sebagai Bahan PanganSumber Serat', Teknobuga, vol. 2, no. 1.

Santoso, IA 2011, 'Serat pangan (dietary fiber) dan manfaatnya bagi kesehatan', Magistra, vol.23, no. 75, p. 35.

Widyaningsih, T 2006, 'Pangan Fungsional: Makanan Untuk Kesehatan', Universitas Brawijaya.Malang.

Wijaya, C 2002, 'Pangan fungsional dan kontribusinya bagi kesehatan', in Makalah inidisampaikan pada Seminar Online Kharisma ke-2, Dengan Terna: Menjadi Ratu DapurProfesional: Mengawal kesehatan keluargamelalui pemilihan dan pengolahan panganyang tepat.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Penelitian Teknologi Industri

p-ISSN 2085-580X

e-ISSN 2614-4069 

Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado

Jalan Diponegoro No. 21-23 Manado

pos-el: brsmanado@yahoo.com