PENGARUH PERENDAMAN DALAM AIR SUNGAI DAN AIR LAUT TERHADAP DAYA TAHAN TULANGAN BAMBU PETUNG ASAL TOMOHON

Broerie Pojoh

Abstract


ABSTRAK

Sejalan dengan semakin mahalnya besi beton dan potensi kelangkaannya, telah dilakukan penelitian pemanfaatan bambu untuk substitusi besi beton. Kelemahan yang terdapat pada bambu sebagai bahan organik adalah kerentanannya terhadap serangan hama dan penyakit oleh karena itu perlu diawetkan sebelum digunakan. Bambu tumbuh dengan baik di Kabupaten Minahasa sehingga bahan baku tersedia dengan melimpah. Berdasarkan hal itu, telah dilakukan penelitian “Pengaruh perendaman dalam air sungai dan air laut terhadap daya tahan tulangan bambu petung asal Tomohon.” Tujuan penelitian adalah untuk menguji perbedaan ketahanan tulangan bambu dengan perlakuan tanpa perendaman (dikeringanginkan), direndam di dalam air sungai, dan air laut. Penelitian dilakukan dengan percobaan lapangan untuk melihat daya tahan tulangan bambu terhadap serangan jamur dengan cara memaparkan tulangan bambu terhadap jamur dan mengamatinya selama dua bulan, dan daya tahan tulangan bambu terhadap serangan rayap menggunakan metode graveyard test selama empat bulan. Data hasil penelitian dianalisis dengan metode Analisis of Varians menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perendaman di dalam air sungai  dan di dalam air laut menurunkan tingkat serangan jamur pada tulangan bambu, dimana tulangan bambu dengan perlakuan tanpa perendaman “banyak ditumbuhi jamur”, sedangkan tulangan bambu yang direndam di dalam air laut dan direndam di dalam air sungai “cukup ditumbuhi jamur.” . Tulangan bambu yang dipendam di dalam tanah selama empat bulan menunjukkan ketahanan terhadap serangan rayap tanah yang berkisar antara “tahan” sampai “agak tahan.”

Kata kunci:  bambu petung, rendam di sungai, rendam di laut

 

ABSTRACT

In line with the increasingly expensive iron bar and its potential scarcity, research in using bamboo as subtitution has been conducted. The disadvantage of bamboo as an organic material is its susceptibility to pests and diseases therefore need to be preserved before use. Bamboo grows well in Kabupaten Minahasa so that raw materials are available in abundance. Based on that, the research has been conducted "The effect of immersion in river water and sea water on the resistance of bamboo bar from Tomohon." The objective of the study was to examine the differences in bamboo bar resistance with non-immersion treatment, immersed in river water, and sea water. Research was done by field experiment to see bamboo bar resistance to fungal attack by exposing bamboo bar to fungy and observing it for two months, and bamboo bar resistance to termite attack using graveyard test method for four months. The data of the research were analyzed by Analysis of Variance method using SPSS. The results showed that the immersion treatment in river water and in the sea water decreased the level of fungus attack on bamboo bar, where bamboo bar treatment without immersion  "much overgrown with fungy", while bamboo bar immersed in sea water and immersed in water river "quite overgrown with fungy". The bamboo bar buried in the ground for four months indicates resistance to ground termite attacks ranging from "resistant" to "moderately resistant."

Keywords: bamboo, immersed in river water, immersed in sea water


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Janssen JJA. The Mechanical Properties of Bamboo. In: International Bamboo Workshop. China; 1985.

Ola, A.L., I.M. Dharmawan, A. Effendi, J.S. Tulangow DTZ. Penggunaan bambu sebagai substitusi besi beton untuk pembuatan rumah murah. Manado; 2005.

Budi, A.S., K.A. Sambowo IK. Model Balok Beton Bertulangan Bambu Sebagai Pengganti Tulangan Baja. In: Konferensi Nasional Teknik Sipil 7. Surakarta: Universitas Sebelas Maret (UNS)-Surakarta;

Wonlele, T., S.M. Dewi SN. Penerapan bambu sebagai tulangan dalam struktur rangka batang beton bertulang. J Rekayasa Sipil. 2013;7(1).

Pojoh, B. S. Gultom, R. Moningka, S. Bulwafa CM. Rekayasa Alat Penyiapan Bambu untuk Substitusi Besi Beton Rumah Sederhana. Manado; 2015.

Pojoh, B. SWA, Ni. Pengaruh Perlakuan Awal Terhadap Kualitas Tulangan Bambu untuk Substitusi Besi Beton. Manado;

Scrhroder S. Bamboo (Durability, Preservation). 2014.

Australian Protocol for Assessment of Wood Preservatives. Australia: A Production of the Australian Wood Preservation Committe;

TKH Tang OS& WL. Protection of bamboo against mould USING environment-friendly chemicals. J Trop For Sci. 2012;24(2):285–90.

SITOHANG E. Pengaruh jenis dan lama perendaman bambu betung {Dendrocalamus asper (schult. f)} Backer ex Heyne terhadap serangan rayap tanah (Coptotermes curvignatus Holmgren). INSTITUT PERTANIAN BOGOR; 2001.

Wahab R, A. Mohamad, H.W. Sanusi OS. Effect of heat treatment using palm oil on properties and drability of senantan bamboo. J Bamboo Ratt. 2005;4(3):211–20.

Silviana, S. Kareth MP. Durability assessment and physical properties investigation of modified petung bamboo (Dendrocalamus asper) as resulted on acetylation, assisted by supercritical CO2. In: Procedia Chemistry. Elsevier; 2014. p. 273–83.

Pojoh, B. S. Gultom, R. Moningka SBC. Rekayasa Alat Penyiapan Bambu untuk Substitusi Besi Beton Rumah Sederhana. Manado; 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Penelitian Teknologi Industri

p-ISSN 2085-580X

e-ISSN 2614-4069

Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado

Jalan Diponegoro No. 21-23 Manado

pos-el: brsmanado@yahoo.com