POTENSI TIMBULAN SAMPAH PADA OBJEK PARIWISATA PANTAI

Ahmad Darmawi

Abstract


Lingkungan pantai merupakan suatu kawasan yang spesifik, dinamis, kaya keanekaragaman hayati dan banyak manfaatnya bagi masyarakat. Lingkungan pantai ini sangat potensial untuk dikembangkan baik sebagai kawasan wisata, budaya, pertanian, pertambangan, perikanan dan laboratorium alam bagi kepentingan ilmiah, dalam kenyataannya banyak pengelola kebersihan menghadapi berbagai masalah dan kendala sehingga mereka tidak dapat menyediakan pelayanan yang baik sesuai dengan ketentuan teknis dan harapan masyarakat. Disana sini sering terjadi pencemaran akibat pengelolaan yang kurang baik sehingga menimbulkan berbagai masalah pencemaran selama pelaksanaan kegiatan teknis penanganan persampahan. Dari hasil penelitian didapatkan komposisi berat sampah oranik pada kawasan wisata pantai 78,17% merupakan daun-daun, 19,87% sisa limbah rumah makan. Komposisi volume sampah organik pada kawasan wisata pantai 63,26% merupakan daun-daun, 33,27% sisa limbah rumah makan.


Full Text:

PDF

References


Adha, H. N., Yuliana, Y., & Waryono, W. (2016). Pengelolaan Sanitasi Di Kawasan Pedagang Makanan Kaki Lima Kota Payakumbuh. E-Journal Home Economic And Tourism, 11(1).

Affandi, A., Fatmawati, F., & Ma'ruf, A. (2015). Peran Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Dalam Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bulukumba. Otoritas: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 5(2).

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantul. (2012). Kacamatan Dalam Angka. http://bantulkab.bps.go.id.

Creswell, J.W. (2009). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methids Approachhes. Third Edition. California:SAGE publication.

Damhuri dan Padmi. (2010). Pengolahan Sampah. Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung.

Darmawi, A. (2013). The Composting Of Casuarina Equisetifolia L As A Solution To Create The Zero Waste Area In Pantai Baru Distric Bantul. Unpublished Thesis. Gadjah Mada University, Yogyakarta.

Hariyani, N., Prasetyo, H., & Soemarno, S. (2013). Partisipasi Pemulung Dalam Pengelolaan Sampah Di Tpa Supit Urang Mulyorejo Sukun Kota Malang. Jurnal Pembangunan Dan Alam Lestari, 4(1).

Irawanto. (2006). Penggunaan Tanaman Actinorhizal Casuarina Equisetifolia L Pada Rehabilitasi Lahan Alangalang Dengan Sistem Agroforestri. Yogyakarta. www.irwantoshut.com diakses pada 10 Oktober 2012.

Muflih, A., Fahrudin, A., & Wardiatno, Y. (2015). Kesesuaian dan Daya Dukung Wisata Pesisir Tanjung Pasir dan Pulau Untung Jawa. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 20(2), 141-149.

Naria, E., & Hasan, W. (2015). Hubungan Kualitas Mikrobiologis Air Sumur Gali dan Pengelolaan Sampah di Rumah Tangga dengan Kejadian Diare pada Keluarga di Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan Tahun 2013. Lingkungan dan Kesehatan Kerja, 3(1).

Pramudia, W., Susila, G. P. A. J., & Bagia, I. W. (2016). Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Jurnal Jurusan Manajemen, 4(1).

Sahwan, F., Wahyono, S., & Suryanto, F. (2016). Kualitas Kompos Sampah Rumah Tangga Yang Dibuat Dengan Menggunakan” Komposter” Aerobik. Jurnal Teknologi Lingkungan, 12(3), 233-240.

Soedarso, S., Sutikno, S., & Sukardi, S. (2016). Strategi pengembangan pariwisata daerah dan pemberdayaan masyarakat di Parigi Moutong. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 29(3), 159-166.

Standart Nasional Indonesia Nomor SNI-03-3241-1994 tentang Tata Cara Pemilihan Lokasi Tempat Pembuangan Akhir Sampah, Badan Standar Nasional.

Suryani, A. S. (2016). Peran Bank Sampah Dalam Efektivitas Pengelolaan Sampah (Studi Kasus Bank Sampah Malang). Jurnal Aspirasi (Trial), 5(1), 71-84.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Penelitian Teknologi Industri

p-ISSN 2085-580X

e-ISSN 2614-4069

Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado

Jalan Diponegoro No. 21-23 Manado

pos-el: brsmanado@yahoo.com