Permen dan Jelli Sebagai Produk Inovasi dari Pasak Bumi (Eurycoma longifolia Jack)

Fatmir Edwar

Abstract


Pasak bumi (Eurycoma longifolia Jack) merupakan salah satu jenis tumbuhan hutan tropis di Indonesia yang pemanfaatannya sebagai bahan baku dalam pembuatan obat baik yang modern maupun tradisional.  Pasak bumi mengandung senyawa erikomanon yang ampuh mengobati malaria dan senyawa kuasinoid serta alkaloid yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Pasak bumi juga mempunyai senyawa aktif flavonoid yang berfungsi untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektifitas vitamin C, anti inflamasi, mencegah keropos tulang, antioksidan, dan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat produk permen dan jelli dari bagian akar, batang, daun, ranting, dan kulit pasak bumi sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dan memudahkan akses bagi masyarakat luas untuk mendapatkan khasiat zat aktif yang dikandung tumbuhan tersebut dalam bentuk produk inovatif.  Standard produk yang dihasilkan (permen dan jelli) mengacu kepada SNI 3547.1:2008 tentang kembang gula keras dan SNI No. 3547.2:2008 tentang kembang gula lunak. Berdasarkan hasil pengujian permen, semua parameter yaitu kadar air, abu, gula, sukrosa, Zn, Hg, Pb, As, Angka Lempeng Total, Coliform, Ecoli, Salmonella dan Kapang/Khamir memenuhi syarat, kecuali untuk parameter Cu dengan nilai antara 3,48–8,17% tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan yaitu maksimal 2%. Sedangkan produk jelli sebagian besar memiliki kadar air bervariasi antara 18,20–39,45% tidak memenuhi standar  yang dipersyaratkan maksimal 20%. Hasil dari penelitian ini dapat meningkatkan nilai tambah dan nilai jual dari tumbuhan pasak bumi berupa produk permen dan jelli yang memiliki cita rasa, keunggulan dan manfaat bagi kesehatan.

ABSTRAK

Pasak bumi (Eurycoma longifolia Jack) merupakan salah satu jenis tumbuhan hutan tropis di Indonesia yang pemanfaatannya sebagai bahan baku dalam pembuatan obat baik yang modern maupun tradisional.  Pasak bumi mengandung senyawa erikomanon yang ampuh mengobati malaria dan senyawa kuasinoid serta alkaloid yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Pasak bumi juga mempunyai senyawa aktif flavonoid yang berfungsi untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektifitas vitamin C, anti inflamasi, mencegah keropos tulang, antioksidan, dan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat produk permen dan jelli dari bagian akar, batang, daun, ranting, dan kulit pasak bumi sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dan memudahkan akses bagi masyarakat luas untuk mendapatkan khasiat zat aktif yang dikandung tumbuhan tersebut dalam bentuk produk inovatif.  Standard produk yang dihasilkan (permen dan jelli) mengacu kepada SNI 3547.1:2008 tentang kembang gula keras dan SNI No. 3547.2:2008 tentang kembang gula lunak. Berdasarkan hasil pengujian permen, semua parameter yaitu kadar air, abu, gula, sukrosa, Zn, Hg, Pb, As, Angka Lempeng Total, Coliform, Ecoli, Salmonella dan Kapang/Khamir memenuhi syarat, kecuali untuk parameter Cu dengan nilai antara 3,48–8,17% tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan yaitu maksimal 2%. Sedangkan produk jelli sebagian besar memiliki kadar air bervariasi antara 18,20–39,45% tidak memenuhi standar  yang dipersyaratkan maksimal 20%. Hasil dari penelitian ini dapat meningkatkan nilai tambah dan nilai jual dari tumbuhan pasak bumi berupa produk permen dan jelli yang memiliki cita rasa, keunggulan dan manfaat bagi kesehatan.


Keywords


Pasak bumi; extraction; water; candy; jelly; Eurycoma longifolia Jack

Full Text:

PDF

References


Astawan, M. 2008. Bahaya Logam Berat Dalam Makanan. Sehatnews.Com.

Badan Standardisasi Nasional, 2008. SNI 3547.1: 2008 Persyaratan Mutu Kembang Gula Keras. BSN, Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional, 2008. SNI 3547.2:2008. Persyaratan Mutu Kembang Gula Lunak. BSN, Jakarta.

Crisnaningtyas, 2010. Pemanfaatan Sarang Semut (Myrmecodia pendens) Asal Kalimantan Selatan Sebagai Anti Bakteri. Jurnal Riset Industri Hasil Hutan. Vol 2 No.2 Desember 2010, hal 32-36.

Imran G dan Lexie P Mamahit, 2010, Satu Senyawa Steroid Dari Kulit Batang Tumbuhan Paliasa (Kleinhovia hospital L) Asal Sulawisi Selatan. Jurnal Chemical Program Vol. 1 Mei 2010.

Khanam Zakia, Chow Shwu We dan Irshat Ul Haq Bhat, 2014. Phytochemical Screening and Antimicrobial Activity of Root and Stem extracts of Wild Eurycoma longifolia Jack ( Tongkat Ali ).Journal of King Sayd University Science.

Kosala K, 2010, Uji Efek Proteksi Akar Pasak Bumi (Eurycoma longifolia JACK ) Terhadap Ulkus Lambung Tikus Yang Diinduksi Dengan Ligasi Pilori. Media Sains, Vol 2, No 1, April 2010.

Merynda I.S, Eka L and Hendra, 2010. Karakteristik Permen Jelly Timun Suri (Cucumis melo L) dengan Penambahan Sorbitol Dan Ekstrak Kunyit (Curcuma domestika Val). Jurnal Gizi dan Pangan, Juli 2010 5(2):78-86.

Muhammad, A, 2011. Sarang Semut dan Buah Merah Pembasmi Ragam Penyakit Ganas. Yogyakarta. Laksana.

Sudjana, 1997. Desain dan Analisis Eksperimen. PT Tarsito Bandung.

Pujimulyani, D dan Wazyka, A.2009. Sifat Antioksidasi, Sifat Kimia dan Fisik Manisan Basah dari Kunir Putih (Curcuma mangga Val.). Jurnal Agri Technologi (AGRITECH). Vol. 29 (3) : 167-173.

Rosehan, 2012. Mengangkat Potensi Kalimantan Selatan Sebagai Obat Produsen Obat Herbal.

Widawati, L, 2010. Pembuatan Permen dan Jelli dari Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) Sebagai Solusi Alternatif Pelestarian Tanaman Mengkudu.

Winarno, 2004. Kimia Pangan Dan Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.24960/jli.v5i1.659.45-52

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 Fatmir Edwar


Our journal indexed by:




Copyright © Baristand Industri Padang, 2015. Powered By OJS

Theme design credited to MEV edited by JLI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License