Stabilitas Ekstrak Kurkumin Kunyit dan Klorofil Daun Pandan Menggunakan  Tocoferol dan Dekstrin

Elizarni Elizarni, Firdausni Firdausni, Hazil Anwar, Risma Sari

Abstract


Stability level of natural dyes is lower than synthetic dyes in treatment process, heating, and storage because natural dyes are easy to degrade or fade. The research was conducted to study the natural dyestuff manufacturing in the form of raw turmeric powder, pandan leaves which have a good stability in use as a food additive. The purpose of research was to get the optimum curcumin extract from turmeric and pandan leaves’s chlorophyll with variations of hot water used and pH. In the obtaining extract was used optimum a tocopherol and dextrins to get a dry powder of turmeric and pandan leaves. The result of research showed that the best pH solution for the extraction of turmeric was pH 4 at a heating temperature 600C with absorbance value 0.8539, while the optimum pH for chlorophyll extraction from Pandan leaves was pH 10 with absorbance value 0.9208. The use of 1-3% dextrin could increase the stability of the dyes.

ABSTRAK

Zat warna alam mempunyai tingkat kestabilan yang rendah dibandingkan pewarna sintetis dalam proses pengolahan, pemanasan, dan penyimpanan, karena pewarna alami mudah mengalami degradasi atau pemudaran. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pembuatan zat warna alam dalam bentuk bubuk dari bahan baku kunyit, daun pandan yang memiliki tingkat kestabilan yang baik dalam penggunaannya sebagai bahan tambahan makanan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan ekstrak kurkumin dari kunyit dan klorofil dari daun pandan yang optimum dengan variasi pemakaian air panas dan pH. Terhadap ekstrak dilakukan pemakaian a tocoferol dan dekstrin yang optimum untuk mendapatkan bubuk kering dari kunyit dan daun pandan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH larutan ekstraksi yang terbaik untuk kunyit adalah pH 4 pada suhu pemanasan 600C dengan nilai absorban 0,8539, sedangkan untuk pH optimum ekstraksi klorofil dari daun pandan adalah pH 10 dengan absorban 0,9208. Pemakaian dekstrin 1-3% dapat meningkatkan kestabilan zat warna.



Keywords


Colour’s stability; turmeric; pandan leaves; tocoferol; dextrin

Full Text:

PDF

References


Altunbas, A., Lee, S. J., Rajasekaran, S. A., Schneider, J. P., & Pochan, D. J. (2011). Encapsulation of curcumin in self-assembling peptide hydrogels as injectable drug delivery vehicles. Biomaterials, jurnal.biomaterials.2011.

Elizarni, dkk, 2007. Studi penggunaan catechin dari gambir sebagai antioksidan alami dan butylated hydroxyanisole (BHA) sebagai antioksidan sintetis bagi bahan pangan (Rendang).

Firdausni dan Gustri Yeni, 2012. Prospek Pengembangan Zat Warna Alam dari Cassiavera. Prosiding Seminar Nasional ReSaTek Ke-2 .Padang, 14 November 2012.ISSN :2087-2526

Gustri Yeni, Zarlis, Firdausni, Indah Three Anova, Maidi

Syafri, Yuli Helmi Diza dan Afrizon 2008. Stabilisasi Ekstrak Pewarna Alam sebagai Bahan Tambahan Makanan. Komunikasi No.238.DP/BPPI/Baristand/XII/2008.

Kristina, Nova N, dkk. 2005. Peluang peningkatan kadar kurkumin pada tanaman kunyit dan tamulawak.

Limantara, L., P. Rahayu, 2008, Pigmen alami berbasis sumber daya lokal (dalam kualitas dan ketahanan pangan), Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Agroindustri Berbasis Sumberdaya Lokal Untuk Mendukung Ketahanan Nasional, ISBN 978-979-1366-28-1, 37-49

Liu,Y.,& Hong,X.-Q.2006. Effect of three different curcumin pigmens on the preferation of vascular smooth muscle cells by ox-LDL and the expression of LDL-R. China Journal of Chinese Materia Medica, 31, 500-503.

Maulana, Ryan, et al.2012. Efektivitas Penggunaan Jenis Pelarut dan Asam dalam Proses Ekstraksi Pigmen Antosianin Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L). Jurnal Teknologi & Industri Pertanian Indonesia.

Melawaty, L., & Makassar, U. K. I. P. (2009). Ekstraksi Pigmen Antosianin Paprika Merah (Capsicum anuum) dengan Menggunakan Asam Tartarat. Sumber, 9, 81.

Niu, Y., Ke, D., Yang, Q., Wang, X., Chen, Z., An, X., & Shen, W. (2012). Temperature-dependent stability and DPPH scavenging activity of liposomal curcumin at pH 7.0. Food Chemistry, 135, 1377–1382. doi:10.1016/j.foodchem.2012.06.018.

Pedro, L.L, Leticia LM, Luis IMR, Katarzyna W, Kazimierz W, and Judith A.H. 1997. Extraction of Sunset Yellow and Tartrazine by Ion-pair Frmation With Adogen-464 and Tfeir Simultaneous Determination by Bivariate Calibration and Derivative Spectrophotometry.

Setyaningrum, e. N. (2010). Efektivitas penggunaan jenis asam dalam proses ekstraksi pigmen antosianin kulit manggis (garcinia mangostana l.) Dengan penambahan aseton 60%. Kanisius.

Sharma,R.A, A.j Gesher, W.P Stewar . 2005. Curcumin : The story so far. Europian journal of cancer 41.

Suparmi, B. Prasetyo, L. Limantara, 2008, Kandungan dan isolasi pigmen pada selaput biji kesumba (Bixa Orellana L.) Potensinya sebagai pewarna alami makanan, Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Agroindustri Berbasis Sumberdaya Lokal Untuk Mendukung Ketahanan Nasional, ISBN 978-979-1366-28-1, 55-69

Titihalawa, S., F. S. Rondonuwu, H. Semangun, Efek penambahan kapur sirih terhadap kandungan klorofil dalam daun singkong (Manihot Esculenta Crantz), 2010. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Agroindustri Berbasis Sumberdaya Lokal Untuk Mendukung Ketahanan Nasional, ISBN 978-979-1366-28-1, 89-98.




DOI: http://dx.doi.org/10.24960/jli.v4i2.643.97-103

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2014 Firdausni, Elizarni, Hazil Anwar, Risma Sari


Our journal indexed by:




Copyright © Baristand Industri Padang, 2015. Powered By OJS

Theme design credited to MEV edited by JLI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License