Pengaruh Komposisi Arang Sekam Padi dan Arang Kulit Biji Jarak Pagar Terhadap Mutu Briket Arang

Nilma Yuliza, Novizar Nazir, Masrul Djalal

Abstract


Briquette is a fuel derived from biomass. Biomass used in this study were rice husks and Jatropha seed husks. Adhesives are materials which are used to provide adhesion to the briquettes.  Adhesives used was 5% of the weight of charcoal.  Briquettes are made from jatropha seed husks is higher in density and compressing strength,  but lower in the water content, carbon and calorific value. While briquettes made from rice husk has a high calorific value and flammable, but lower in density and compressing strength. The purpose of this study to determine the effect of different composition levels of rice husk and jatropha seeds husks to  briquettes quality according to  Indonesian National Standard SNI 01-6235-2000 for  briquettes. The design used was Completely Randomized Design (RCD), with 4 treatments and 3 replications. In this study, the composition of jatropha seeds husks and  rice husk were as follow: 30%: 70%;  25%: 75%; 20%: 80%;  and 15%: 85%.  Each product was then analyzed chemically and physically. Data were analyzed using the F test followed by a test of Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) on the significant level of 5%. The results of this study indicated that the composition of the material for briquettes were  significantly  effect on moisture content, ash content, heating value,  volatile matter, fixed carbon, density and compressive strength as well as the combustion rate.  The average value of ash content, heating value quality, volatile matter and the density of the wood yet meet the SNI 01-6235-2000 for briquette.  While the average value of moisture content, fixed carbon, compressing strength meet SNI 01-6235-2000 standard for briquettes. The results showed that the best briquette was the composition treatment of 30%: 70% (30% of jatropha seed husks: 70% of rice husks) with a calorific value of 3906.27 cal/g.

ABSTRAK

Briket arang merupakan bahan bakar yang berasal dari biomassa. Biomassa yang digunakan dalam penelitian ini adalah sekam padi dan kulit biji jarak pagar dengan pemakaian perekat 5% dari berat arang. Briket arang adalah arang yang diolah lebih lanjut menjadi bentuk briket yang dapat digunakan untuk keperluan energi sehari-hari. Briket yang terbuat dari kulit biji jarak pagar lebih tinggi di dalam kerapatan dan keteguhan tekan, tetapi lebih rendah di dalam kadar air, karbon terikat dan nilai kalor. Sedangkan briket yang terbuat dari sekam padi memiliki nilai kalor yang cukup tinggi dan mudah terbakar, tetapi lebih rendah di dalam kerapatan dan keteguhan tekan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan tingkat perbandingan komposisi arang sekam padi dengan arang kulit biji jarak pagar terhadap mutu briket arang yang dihasilkan dan mendapatkan komposisi terbaik dalam pembuatan briket arang berdasarkan SNI 01/6235/2000 briket arang kayu. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan,  dengan perlakuan tingkat perbandingan komposisi arang kulit biji jarak pagar dengan arang sekam padi sebanyak 30%:70%, 25%:75%, 20%:80%, dan 15%:85%. Masing-masing produk tersebut kemudian dilakukan analisa kimia dan fisik. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji F kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi bahan pembuat briket arang memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar air, kadar abu, kualitas nilai kalor, volatile matter, fixed carbon, kerapatan dan kekuatan tekan serta laju pembakaran. Rata-rata nilai kadar abu, kualitas nilai kalor, volatile matter dan kerapatan belum memenuhi SNI 01-6235-2000 briket arang kayu. Sedangkan rata-rata nilai kadar air, fixed carbon, kekuatan tekan memenuhi SNI 01-6235-2000 briket arang kayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket arang yang terbaik adalah pada perlakuan 30%:70% dengan nilai kalor 3906,27 kal/gram.


Keywords


Briquette; rice husk; jatropha; calor; energy

Full Text:

PDF

References


Anonimous. 2008. Energi Mahal, Manfaatkan Briket Arang Sekam. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Vol. 30 No. 4.

Badan Pusat Statistik. 2011. Produksi Padi dan Potensi Sekam di Indonesia.

Badan Standardisasi Nasional. 2000. Standar Nasional Indonesia Briket arang kayu. SNI 01-6235-2000.

Bahri, S. 2008. Pemanfaatan Limbah Industri Pengolahan Kayu Untuk Pembuatan Briket Arang dalam Mengurangi Pencemaran Lingkungan di Nangroe Aceh Darussalam, Tesis, USU e-Repository 2008.

Hartoyo. 1983. Pembuatan Arang dari Briket Arang Secara Sederhana dari Serbuk Gergaji dan Limbah Industri Perkayuan. Puslitbang Hasil Hutan Bogor.

Hendra, D. 1999. Bahan Baku Pembuatan Arang dan Briket Arang, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan, Gunung Batu Bogor.

Hendra, D., & S. Darmawan. 2000. Pembuatan Briket Arang Serbuk Gergajian Kayu dengan Penambahan Tempurung Kelapa. Buletin Penelitian Hasil Hutan. Bogor 18(1):pp 1-9.

Hermawan, Y. 2005. Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Sebagai Bahan Bakar Dalam Bentuk Briket, Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember.

Jamilatun, S. 2011. Kualitas Sifat-sifat Penyalaan dari Pembakaran Briket Tempurung Kelapa, Briket Serbuk Gergaji Kayu Jati, Briket Sekam Padi dan Briket Batubara, Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia “Kejuangan” Pengembangan Teknologi Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia, Program Studi Teknik Kimia, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Ndraha, N. 2010. Uji Komposisi Bahan Pembuat Briket Bioarang Tempurung Kelapa dan Serbuk Kayu Terhadap Mutu Yang Dihasilkan, Skripsi, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan.

Nugraha, S., & Setiawati, J. 2001. Peluang Agribisnis Arang Sekam, Balai Penelitian Pascapanen Pertanian Departemen Pertanian, Jakarta.

Nurhayati, T. 1984. Catatan Singkat Tentang Kualitas Arang Kayu Sehubungan dengan Kegunaannya. Majalah Kehutanan Indonesia. Vol.1 Jakarta.

Rahman, B. N., Onu, F., & Sudarjo. 2010. Pengukuran Nilai Kalor Bahan Bakar Briket Arang Kombinasi Cangkang Pala (Myristica Fragan Houtt) dan Limbah Sawit (Elaeis Guenensis). Seminar Nasional Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Hal. 104-115.

Sinurat, E. 2011. Studi Pemanfaatan Briket Kulit Jambu Mete dan Tongkol Jagung Sebagai Bahan Bakar Alternatif, Skripsi, Jurusan Mesin Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Makassar.

Sipahutar, D. 2011. Teknologi Briket Sekam Padi, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Riau.

Sudrajat, R. 1984. Pengaruh Kerapatan Kayu, Tekanan Pengempaan dan Jenis Perekat terhadap Sifat Briket Kayu. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Bogor. 1(1) : 11-15.

Sudradjat, R. Setiawan, D., dan Roliadi, H. 2005. Teknik Pembuatan dan Sifat Briket Arang dari Tempurung dan Kayu dari Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L.). Pusat Penelitian Hasil Hutan Bogor.

Sumangat, D., & Broto, W. 2005. Kajian Teknis dan Ekonomis Pengolahan Briket Bungkil Biji Jarak Pagar Sebagai Bahan Bakar Tungku, Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian, “Vol. 5”, Hal. 18-26.

Supriyono. 2003. Mengukur Faktor-faktor dalam Pengeringan. Bagian Pengembangan Kurikulum Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Nasional, Jakarta.

Syah, A.N.A. 2006. Mengenal Lebih Dekat Biodiesel Jarak Pagar, Jakarta : PT. Agro Media Pustaka

Syakir, M. 2010. Prospek dan Kendala Pengembangan Jarak Pagar (Jatropha Curcas L.) Sebagai Bahan Bakar Nabati di Indonesia, Jurnal Perspektif, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Bogor, “Vol. 9 No. 2”, Hal. 55-65.

Syamsiro, M., & Saptoadi, H. 2007. Pembakaran Briket Biomassa Cangkang Kakao : Pengaruh Temperatur Udara Preheat, Seminar Nasional Teknologi 2007 (SNT 2007), Yogyakarta.

Tampubolon, D. 2001. Pembuatan Briket Arang Kotoran Sapi Perah dengan Penambahan Tempurung Kelapa. Skripsi. Jurusan Ilmu Produksi Ternak Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Working Group Bidang Energi. 2008. Lokakarya Agenda Riset Bidang Pangan dan Energi, Agenda Riset Energi, Institut Pertanian Bogor, Bogor




DOI: http://dx.doi.org/10.24960/jli.v3i1.617.21-30

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





Our journal indexed by:




Copyright © Baristand Industri Padang, 2015. Powered By OJS

Theme design credited to MEV edited by JLI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License