Pengaruh suhu dan waktu pengeringan terhadap rendemen kemiri utuh yang dipecah secara mekanis

Yunia Angraeni, Citra Setiawati, Muhammad Fajri Nurmawan, Nur Aini Haryati

Abstract


Kemiri (Aleurites mollucana Wild) merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu yang bijinya dimanfaatkan untuk keperluan pangan serta bahan sediaan farmasi dan kosmetika. Pemecahan biji kemiri dari cangkangnya secara tradisional menyebabkan banyak inti kemiri rusak sedangkan pemecahan dengan mesin pemecah kemiri dengan sistem ripple mill menghasilkan rendemen kemiri utuh di bawah 40%. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu pengeringan terhadap rendemen dan kualitas kemiri utuh yang dipecah secara mekanis menggunakan mesin pemecah kemiri sistem ripple mill dengan variasi suhu pengeringan 50, 60 dan 70 °C dan variasi waktu pengeringan selama 1, 2, 3, 4 dan 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemecahan kemiri utuh secara optimal diperoleh pada perlakuan suhu pengeringan 70 °C selama 3 hari dengan rendemen kemiri utuh sebanyak 64,71%, inti kemiri pecah dua 20,59%, inti kemiri lengket sebanyak 8,82% dan inti kemiri hancur 5,88%. Hasil uji mutu inti kemiri menunjukkan bahwa pada perlakuan tersebut diperoleh inti kemiri dengan kandungan air sebesar 1,4846 % (b/b).

ABSTRACT

Candlenut (Aleurites mollucana Wild) is one of the non-timber forest products whose seeds are used for food and pharmaceutical and cosmetic preparations. The breakdown of candlenut seeds from their shells has traditionally caused much damage to the candlenut kernel while breaking it using the machine with ripple mill system produces a yield of whole candlenuts below 40%. This research was conducted to determine the effect of drying temperature and drying time on the yield and quality of whole candlenut that is broken down mechanically using a ripple mill system with variations in drying temperature of 50, 60 and 70 °C and variations in drying time for 1, 2, 3, 4 and 5 days. The results showed that the optimal cracking of the whole candlenut was obtained at a treatment temperature of 70 °C for 3 days with percentage of unbroken candlenut kernel is 64.71%, broken candlenut kernel is 20.59%, sticky candlenut kernel is 8.82% and destroyrd candlenut kernel is 5.88%. Candlenut kernel quality test results indicate that in the treatment obtained candlenut kernel with water content of 1,4846 % w/w.


Keywords


kemiri; suhu pengeringan; waktu pengeringan

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Argo, B.D., H.S, S., Asdin, A., 2018. Pengaruh metode pengeringan terhadap karakteristik kupasan kemiri (Aleurites moluccana .L Willd). J. Keteknikan Pertan. Trop. dan Biosist. 4, 103–109.

Arlene, A., Suharto, I., Jessica, N.R., 2013. Pengaruh temperatur dan ukuran biji terhadap perolehan minyak kemiri pada ekstraksi biji kemiri dengan penekanan mekanis. Pros. Semin. Nas. Tek. Kim. “Kejuangan” Pengemb. Teknol. Kim. untuk Pengolah. Sumber Daya Alam Indones. 1–6.

Cabral, M.R.P., dos Santos, S.A.L., Stropa, J.M., da Silva, R.C. d. L., Cardoso, C.A.L., de Oliveira, L.C.S., Scharf, D.R., Simionatto, E.L., Santiago, E.F., Simionatto, E., 2016. Chemical composition and thermal properties of methyl and ethyl esters prepared from Aleurites moluccanus (L.) Willd (Euphorbiaceae) nut oil. Ind. Crops Prod. 85, 109–116. https://doi.org/10.1016/j.indcrop.2016.02.058

Chynintya, G., Vita, P., 2018. Pengaruh temperatur, kecepatan putar ulir dan waktu pemanasan awal terhadap perolehan minyak kemiri dari biji kemiri dengan metode penekanan mekanis (screw press). Metana 12, 17–25. https://doi.org/10.14710/metana.v12i1.17511

González-Stuart, A.E., Rivera, J.O., 2019. Herbal weight loss supplements: from dubious efficacy to direct toxicity, Dietary Interventions in Liver Disease. Elsevier Inc., El Paso. https://doi.org/10.1016/b978-0-12-814466-4.00014-8

Herman, M., Syakir, M., Pranowo, D., Saefudin, Sumanto, 2013. Kemiri sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) tanaman penghasil minyak nabati dan konversi lahan, 1st ed. IAARD Press, Jakarta.

Husain, I., Tuiyo, R., 2012. Pematahan dormansi benih kemiri (Aleurites moluccana, L. Willd) yang direndam dengan zat pengatur tumbuh organik basmingro dan pengaruhnya terhadap viabilitas benih. J. Agroteknotropika 1, 95–100.

Iskandar, R., Supardi, S., Harisudin, M., 2016. Candlenut efficiency analysis and marketing strategy (Aleurites moluccana) in Alor regency. Am. Sci. Res. J. Eng. Technol. Sci. 26, 101–121.

Jasman, J., Febriwanto, F., Putra, Z.A., 2018. Rancang bangun mesin pemecah buah kemiri dengan kapasitas 20 kg / jam (perancangan). J. Pendidik. Tek. Mesin 1, 1–13.

Krisnawati, H., Maarit, K., Kanninen, M., 2011. Aleurites moluccana (L.) Willd. : ekologi, silvikultur dan produktivitas, I. ed. Center for International Forestry Research, Bogor, Indonesia.

Lumbantoruan, D., Rohanah, A., Rindang, A., 2014. Uji pengaruh suhu pemanasan biji kemiri dengan menggunakan oil press tipe ulir terhadap rendemen dan mutu minyak yang dihasilkan. J. Rekayasa Pangan dan Pertan. 2, 92–98.

Mac Donald, R., Camargo, S.S., Meyre-Silva, C., Quintão, N.L.M., Filho, V.C., Bresolin, T.M.B., Lucinda-Silva, R.M., 2016. Development of an oral suspension containing dry extract of Aleurites moluccanus with anti-inflammatory activity. Brazilian J. Pharmacogn. 26, 68–76. https://doi.org/10.1016/j.bjp.2015.06.011

Manap, N., Sidharta, M., Parera, A., 2009. Commodity chain assessment: case of candlenut in transboundary Timor and Indonesia. J. NTT Stud. 1, 147–158.

Murad, M., Sukmawaty, S., Sabani, R., Putra, G., 2015. Pengeringan biji kemiri pada alat pengering tipe batch model tungku berbasis bahan bakar cangkang kemiri. J. Ilm. Rekayasa Pertan. dan Biosist. 3, 122–127.

Pardede, A., Ratnawati, D., Hp, A.M., 2013. Ekstraksi dan karakterisasi pektin dari kulit kemiri (Alleurites mollucana Willd). Media Sains 5, 1–6.

Prabarini, N., Okayadnya, D., 2013. Penyisihan logam besi (Fe) pada air sumur dengan karbon aktif dari tempurung kemiri. J. Ilm. Tek. Lingkung. 5, 33–41.

Siallagan, A.Y., Daulay, S.B., Harahap, L.A., 2012. Pemecahan cangkang kemiri (Alleuirites mollucana) menggunakan sistem ripple mill dengan berbagai suhu perendaman. J. Rekayasa Pangan dan Pertan. I, 70–76.

Sinaga, F., 2010. Pengaruh suhu pengeringan dan suhu pembekuan terhadap mutu kemiri yang dipecah secara mekanis. Universitas Sumatera Utara.

Sumardi, S., 2013. Rancang bangun mesin pemecah biji kemiri dengan sistem bentur. Pros. Semin. Nas. Yusuf Benseh 1, 107–110.

Tridge, 2019. Candlenut suppliers, wholesale prices, and global market information - Tridge [WWW Document]. URL https://www.tridge.com/intelligences/candlenut (accessed 10.23.19).

Winarni, I., Suwardi, E., Marysofa, A., 2005. Pengaruh kombinasi perlakuan terhadap keutuhan biji kemiri. J. Penelit. Has. Hutan 23, 1–13.




DOI: http://dx.doi.org/10.24960/jli.v9i2.5748.105-110

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Yunia Angraeni, Citra Setiawati, Muhammad Fajri Nurmawan, Nur Aini Haryati


Our journal indexed by:




Copyright © Baristand Industri Padang, 2015. Powered By OJS

Theme design credited to MEV edited by JLI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License