STABILITAS ZAT WARNA ALAM DAN KADAR TANIN DARI BONGGOL TANAMAN PISANG BATU (Musa Balbisiana)

Ni Luh Utari Sumadewi, Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum

Abstract


Penggunaan zat warna sintetis pada industri tekstil dapat menimbulkan masalah terhadap lingkungan. Limbah yang dihasilkan oleh pewarna sintetis menyebabkan pencemaran lingkungan karena terdapat senyawa yang bersifat karsinogenik sehingga apabila limbah tersebut dibuang ke lingkungan akan menjadikan air bau, dampaknya terjadi penipisan oksigen terlarut, kualitas perairan menurun dan kematian makhluk hidup yang tinggal di dalamnya. Untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat penggunaan zat warna sintetis, maka digunakan zat warna alam yang lebih ramah lingkungan. Bonggol pisang merupakan salah satu sumber daya alam Indonesia yang dapat digunakan sebagai alternatif zat warna alam. Kandungan kimia yang terdapat pada bonggol pisang antara lain adalah tanin dan flavonoid (Putra, 2014). Tujuan dari penelitian ini adalah menguji stabilitas zat warna alam bonggol pisang terhadap perbedaan lamanya ekstraksi, penambahan peroksida, pengaruh pH, dan jenis pelarut yang digunakan, serta menghitung kadar tanin yang terdapat pada ekstrak bonggol pisang. Untuk menguji stabilitas zat warna dan menentukan kadar tanin digunakan spektrofotometer uv-vis. Dari hasil penelitian lama ekstraksi, penambahan oksidator, pengaruh pH dan jenis pelarut mempengaruhi kestabilan warna dari zat warna alam bonggol pisang. Kadar tannin total pada ekstrak air bonggol pisang pada perendaman 24 jam diperoleh Sebesar 16,443 ± 0,428 GEA/g dan kadar tannin pada ekstrak etanol perendaman 8 jam diperoleh sebesar 194,919 ± 24,094 GEA/g.


Keywords


bonggol pisang; ekstraksi; zat warna; kadar tanin.

Full Text:

PDF

References


Ahmad, Aktsar Roskiana, Juwita Juwita, and Siti Afrianty Daniya Ratulangi. 2015. “Penetapan Kadar Fenolik Dan Flavonoid Total Ekstrak Metanol Buah Dan Daun Patikala (Etlingera Elatior (Jack) R.M.SM).” Pharmaceutical Sciences and Research 2 (1): 1–10. https://doi.org/10.7454/psr.v2i1.3481.

Fauziah, Nadiya Ayu, Chairul Saleh, and Erwin. 2016. “Ekstraksi Dan Uji Stabilitas Zat Warna Dari Kulit Buah Alpukat (Persea Americana Mill) Dengan Metode Spektroskopi UV-VIS.” Jurnal Atomik 1 (1): 12–37. http://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/JA/article/view/180.

Putra, A.A.B., Gunawan, I.W.G., dan Bogoriani, N.W. 2014. “Ekstraksi Zat Warna Alam Dari Bonggol Tanaman Pisang (Musa Paradiasciaca L.) Dan Golongan Senyawanya.” Jurnal Kimia 8 (1): 113–19.

Siregar, Yusraini Dian Inayati, and Nurlela Nurlela. 2012. “Ekstraksi Dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami Dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis L) Dan Bunga Rosela (Hibiscus Sabdariffa L).” Jurnal Kimia VALENSI 2 (3). https://doi.org/10.15408/jkv.v2i3.117.

Widjajanti, Endang, Regina Tutik, and M Pranjoto Utomo. 2011. “Pola Adsorpsi Zeolit Terhadap Pewarna Azo Metil Merah Dan Metil Jingga.” Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan Dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, 115–22.




DOI: http://dx.doi.org/10.24817/jkk.v43i1.6760

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Ni Luh Utari Sumadewi

Jurnal Kimia dan Kemasan is indexed by:

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.