(Carbon Dioxide as an Organic Solvent : Properties and Application)

Ngakan Timur Antara

Abstract


Karbon dioksida sebagai pelarut organik memungkinkan untuk diterapkan secara luas karena berbagai kelebihannya seperti sangat mudah dipisahkan dari ekstrak, tidak bersifat racun, tidak mudah terbakar dan relatif murah harganya. CO2 juga memiliki beberapa keterbatasannya misalnya : hanya komponen yang memiliki berat molekul rendah (kurang dari 500 Dalton) yang bisa larut dengan mudah, dan bahan organik (amida, urea, uretan) memiliki kelarutan yang rendah dalam CO2 superkritis. Asam lemak dan trigliserida kelarutannya rendah bahkan khlorofil, asam amino dan garam-garam anorganik tidak larut sama sekali.

Hal lain yang perlu mendapat pertimbangan untuk penerapannya CO2 dalam industri adalah investasi. Untuk memulai proses dalam skala besar diperlukan investasi yang relatif besar. Di samping itu, masih tetap perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mendapatkan kondisi optimum, aman dalam operasi dan bisa dipertanggungjawabkan secara komersial.


Keywords


: Karbon dioksida (CO2), pelarut organic, sifat, penerapan

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.32765/warta%20ihp.v7i01.2309

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Warta Industri Hasil Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Our journal indexed by:


Copyright © Balai Besar Industri Agro, 2018. Powered By OJS 

Theme design credited to MEV edited by Warta IHP

Creative Commons License   
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License