PENGAPLIKASIAN TEKNIK BATIK DAN PEWARNA ALAMI MAHONI PADA KAIN TENUN GEDOG TUBAN BERTEKSTUR

Fajar Ciptandi, Salsa Rosyidah, Azkia Amalia Budiarti

Abstract


Pada penelitian terdahulu tahun 2018 kain tenun gedog telah dikembangkan dengan menciptakan berbagai variasi tekstur pada permukaannya. Namun, penelitian tersebut belum dilanjutkan pada proses pembatikan dan pewarnaan sebagaimana tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat Tuban. Peningkatan inovasi pada kain tenun gedog bertekstur ini dilakukan dengan melanjutkan pada tahap menghias kain menggunakan teknik batik tulis dengan pewarnaan alami.  Metode yang digunakan adalah eksperimentatif dengan membagi pada 3 proses eksperimen, yaitu: pertama, eksperimen penerapan teknik batik menggunakan canting pada permukaan kain tenun gedog bertekstur dan mencoba dua jenis perintang warna yaitu malam dan parafin; ke dua, eksperimen komposisi motif dengan menyesuaikan kondisi permukaan kain yang bertekstur; dan ke tiga eksperimen ekstraksi pewarna alami mahoni dan pewarnaan kain dengan teknik pencelupan dingin dan menerapkan variabel berupa waktu pencelupan dan fixasi basa menggunakan Al2(SO4)3 dan netral menggunakan FeSO4. Seluruh eksperimen yang telah dilakukan ini menghasilkan wujud visual kain tenun gedog dengan estetik visual yang baru.


Keywords


gedog weaving; mahogany; natural dyes; Tuban

Full Text:

PDF

References


Achjadi, J., K., & Natanegara, E., A. (2010). Tenun Gedhog: The Hand-Loomed Fabrics Of Tuban, East Java. Media Indonesia Publishing, Jakarta, Indonesia.

Ciptandi, F., Sachari, A., & Haldani, A. (2016). Fungsi dan Nilai pada Kain Batik Tulis Gedhog Khas Masyarakat di Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Panggung, 26(3).

Ciptandi, F. (2018). Transformasi Desain Struktur Tenun Gedog dan Ragam Hias Batik Tradisional Khas Tuban Melalui Eksperimen Karakteristik Visual. Disertasi Program Doktor, Institut Teknologi Bandung, 44-54, 126-132.

Ciptandi, F., & Sachari, A. (2018). “Mancapat” Concept on Traditional Cloth Cosmology of Tuban Community. East Java, Indonesia. Advanced Science Letters, 24(4), 2243-2246.

Ciptandi F. & Sachari A. (2018). The Face of Traditional Cloth Tradition of Tuban Society, East Java, Indonesia. Internation Journal of Fashion, Industry and Education, 16(1), 56-69.

Darsih, C., Lestari, D.W., Pratiwi, D., Indrianingsih, A.W., Rosyida, V.T., Apriyana, W., Khoirunnisa, Hayati, S.N., Handayani, S., Wulanjati, M.P. (2019). Dyeing Cotton Fabric with Natural Dyes from Cudrania javanensis using Soka (Ixora javanica) Leaves Extract As Bio-Mordant. Jurnal Dinamika Kerajinan dan Batik,136(2), 105-112.

Elliot, I. M. (2004). Batik “Fabled Cloth of Java”, Periplus, Singapore.

Emir, Threes, Wattimena, & Samuel. (2018). Pesona Kain Indonesia Tenun Gedog Tuban. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, Indonesia.

Gillow, J. (1995). Traditional Indonesian Textile, Thames and Hudson Ltd, London.

Heringa, R. (2010). Ninik Towok’s Spinning Wheel: Cloth and the Cycle of Life in Kerek–East Java. Fowler Museum, Boston-London.

Heringa, R. (1994). Spiegels Van Ruimte En Tijd, Museon, Den Haag-Netherlands, 15.

Kusumah, D. S. (2011). Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi: Inisiatif Perempuan dalam Menentukan Pasangan Hidup, Puslitbangbud Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia, Jakarta-Indonesia, 9 – 11.

Padma S. V. (2017). “Newer Natural Dyes for Cotton.” Natural Dyes for Textiles pp. 1–15.

Prabhu, K.H & Aniket S. Bhute. (2012). Plant Based Natural Dyes and Mordnats: A Review. Journal of Natural Products and Plant Resources 2 (6) 649-664.

Pujilestari, T. (2015). Review: Sumber dan Manfaat Zat warna alam untuk Keperluan Industri. Jurnal Dinamika Kerajinan dan Batik,32(2), 93-106.




DOI: http://dx.doi.org/10.22322/dkb.v38i1.6430

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Fajar Ciptandi, Salsa Rosyidah, Azkia Amalia Budiarti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah indexeed by :