Pembangunan Sistem Desain Batik Parang Dengan Kurva Bezier

Widi Hapsari, Nugroho Agus Haryono

Abstract


Batik Parang merupakan salah satu keanekaragaman motif batik yang memiliki pola hias bergaris miring dan berjajar. Parang termasuk jenis batik geometris yang dibentuk dari 2 unsur yaitu parang dan mlinjon. Kemiringan pada Parang membentuk pola dengan sudut 45 derajat. Penelitian ini bertujuan membentuk sistem desain batik parang secara interaktif dengan memanfaatkan ornamen motif yang disimpan dalam database. Gen parang dan mlinjon yang tersimpan dihasilkan dari pola yang dibentuk menggunakan kurva Bezier. Pembentukan variasi kurva Bezier diperoleh dari penempatan sejumlah titik-titik kontrol. Penyimpanan setiap gen parang dan mlinjon berupa titik-titik kontrol dari kurva. Aplikasi ini mengambil gen motif dari database yang kemudian disusun secara bervariatif dengan mengatur arah kemiringan dan jarak motif yang berjajar. Hasil yang diperoleh adalah bermacam-macam motif Parang berdasarkan ornamen hasil pembentukan kurva Bezier.


Keywords


Batik Design; Batik Parang; Design System

Full Text:

PDF

References


Arsiwi, P., & Wibisono, M. (2016). Pengembangan Model Desain Motif Batik Tulis Hand-Drawn Berbasis Bezier Curve. Seminar Nasional Teknik Industri Universitas Gadjah Mada (pp. TP-2 - TP-9). Yogyakarta: Teknik Mesin dan Teknik Industri UGM.

Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Balai Besar Kerajinan & Batik. (2009). Batik, Citra Tradisi Indonesia: Kumpulan Motif Batik Tradisional Yogya dan Solo. Yogyakarta: Balai Besar Kerajinan & Batik.

Chandra, J. I. (2016). Pengenalan Batik Motif Truntum Menggunakan Form Factor, Aspect Ratio, dan Roundness. Yogyakarta: Universitas Kristen Duta Wacana.

Hapsari, W. (2015). Transformasi Hough Linear Untuk Analisis Dan Pengenalan Batik Motif Parang. Jurnal Informatika, 99-105.

Hapsari, W., & Haryono, N. A. (2016). Segmentasi Warna Pada Batik Menggunakan Pendekatan HSV Dengan Teknik Linkage.

Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (KNASTIK) (pp. 268-274). Yogyakarta: Fakultas Teknologi Informasi UKDW.

Hapsari, W., & Haryono, N. A. (2018). Pembuatan Sistem Desain Batik dengan Komputasi Matematis. Prosiding Semnastik (pp. 449-457). Palembang: PPP-Universitas Bina Darma Press, UBD, Palembang, Indonesia.

Hapsari, W., & Haryono, N. A. (2018). Sistem Interaktif Desain Batik Truntum. Research Fair UNISRI (pp. 106-111). Surakarta: Slamet Riyadi University, Surakarta, Indonesia.

Hapsari, W., Haryono, N. A., & Nugraha, K. A. (2014). Klasifikasi Citra Motif Batik Menggunakan K-Nearest Neighbor Berbasis pada Warna, Bentuk, dan Tekstur. LPPM Universitas Kristen Duta Wacana. Yogyakarta: LPPM UKDW.

Hariadi, Y., Lukman, M., & Destiarmand, A. H. (2013). Batik Fractal: Marriage of Art and Science. ITB J. Vis. Art & Des., 84-93.

Haryono, N. A., Hapsari, W., Angesti, A., & Felixiana, S. (2015). Penggunaan Momen Invariant, Eccentricity, Dan Compactness Untuk Klasifikasi Motif Batik Dengan K-Nearest Neighbour. Jurnal Informatika, 107-115.

Kurniawan, R. (2016). Batik Motif Parang Dari Court Art Menuju Global Trend. Jurnal Rupa, 01(01), 25-39.

Kusuma, P. D. (2017). Fibrous Root Model In Batik Pattern Generation. Journal of Theoretical and Applied Information Technology, 95(14), 3260-3269.

Kusuma, P. D. (2017, July). Interaction Forces-Random Walk Model In Traditional Pattern Generation. Journal of Theoretical and Applied Information Technology, 95(14), 3294-3302.

Li, Y., Hu, C.-J., & Yao, X. (2009, November). Innovative Batik Design with an Interactive Evolutionary Art System. Journal of Computer Science and Technology, 1035-1047.

Margried, N. (2015). Batik Fractal Community: Creative Engagement through Technology. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 214-222.

Sederberg, T. W. (2012). Computer Aided Geometric Design. Utah: Brigham Young University, https://scholarsarchive.byu.edu/facpub/1.

Sukamto, A., & Setiawan, A. (2017). Development Geometric Pattern Of Paradila Weaving Need Design Innovation. International Conference of Arts Language And Culter, (pp. 390-396). Surakarta.

Supriono, P. (2016). Ensiklopedia The Heritage of Batik : Identitas Pemersatu Kebanggan Bangsa. Yogyakarta: Andi Offset.

The Ministry of Culture and Tourism of The Republic of Indonesia. (2008). Indonesian Batik Transforming Tradition Into A Modern Trend. Jakarta: PT. Adem Sari Tirta Buana.

Wibisono, A., & Toha, I. S. (2001). Desain Batik Canting CAP Berbantuan Komputer. Jurnal Teknologi Industri, 1-12.

Yuan, Q., Lv, J., & Huang, H. (2016). Auto-Generation Method of Butterfly Pattern of Batik Based on Fractal Geometry. International Journal of Signal Processing, Image Processing and Pattern Recognition, 9, 369-392.




DOI: http://dx.doi.org/10.22322/dkb.v37i2.5864

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Widi Hapsari, Nugroho Agus Haryono

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah indexeed by :