IKAT BANAWI: MENENUN RIWAYAT SUNGAI BENGAWAN SOLO DARI CARIYOSIPUN BANAWI SALA

Hadi Kurniawan, Dharsono Sony Kartika, Dana Kurnia Syabana

Abstract


Sungai Bengawan Solo memiliki peran penting dalam keberlangsungan hidup masyarakat sejak dulu hingga saat ini. Kondisi sungai tersebut dalam keadaan tercemar limbah yang berbahaya bagi makhluk hidup. Carisyosipun Banawi Sala merupakan karya sastra kuno warisan budaya Nusantara yang mengandung nilai sejarah yang berharga, pengetahuan, dan seni yang dapat menambah kecerdasan ekologi bagi masyarakat. Penciptaan karya seni merupakan bentuk ekspresi pengalaman jiwa terhadap kelestarian karya sastra Cariyosipun Banawi Sala dan alam sungai Bengawan Solo. Tujuan Penciptaan ini adalah menghasilkan kain tenun ikat pakan yang motif-motifnya bersumber ide dari Cariyosipun Banawi Sala. Metode penciptaan yang digunakan adalah pemanfaatan sumber data dan proses kreasi artistik yaitu eksperimen, perenungan, dan pembentukan. Penciptaan ini menghasilkan dua karya seni kain tenun ikat pakan yaitu Ikat Banawi motif Baita dan Ikat Banawi motif ulam.


Keywords


Sungai Bengawan Solo; Cariyosipun Banawi Sala; Kain Tenun Ikat Pakan; Pewarna Alam; Kreasi

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.22322/dkb.v36i2.5622

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Dana Kurnia Syabana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah indexeed by :