Kajian Estetika Desain Batik Khas Sleman "Semarak Salak"

Irfa'ina Rohana Salma, Edi Eskak

Abstract


Abstrak

Batik merupakan karya seni adiluhung bangsa Indonesia yang keindahannya telah diakui dunia. Tekstil tradisional yang proses pendekorasiannya menggunakan lilin (malam) sebagai  warna ini, kembali mengalami tren yaitu mulai digemari lagi oleh masyarakat. Kegairahan memakai batik turut membangkitkan kembali IKM batik di berbagai daerah yang selama ini mengalami kelesuan produksi. Kreativitas penciptaan karya batik mengalami peningkatan. Banyak pemerintah daerah mulai membangkitkan potensi kreatif di bidang seni batik, salah satunya adalah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemerintah Kabupaten Sleman lewat kreativitas desainer ingin menciptakan desain batik baru yang mencerminkan identitas sosial budaya dan alamnya, yang akan digunakan sebagai batik khas daerah. Desain batik dengan judul “Semarak Salak” adalah salah satu hasil karya desain batik khas Sleman yang sumber inspirasi penciptaannya digali dari hasil bumi asli Sleman yaitu salak pondoh. Pengkajian estetika terhadap karya desain batik “Semarak Salak” bertujuan untuk mengetahui kandungan nilai-nilai keindahan universal dari karya tersebut. Metode yang dipakai yaitu pendekatan studi kepustakaan. Dari hasil pengkajian didapatkan hasil bahwa karya desain  batik   “Semarak Salak” mengandung nilai-nilai keindahan yang terdapat dalam komposisi motif, komposisi warna, kesesuaian dengan ciri khas Sleman, serta kandungan makna filosofisnya.

 

Kata kunci: estetika, desain batik, Sleman, semarak salak

 

Abstract

Batik is a valuable artwork of beauty of Indonesia which has been recognized worldwide. Traditional textile processes decorated by wax (malam) asthis color barrier, re-experiencing a trend that began more favored by the public. Wearing batik excitement helped revive batik SMEs in various areas that have experienced a declined in production. Creation of batik has increased. Many local governments began to awaken the creative potential in the arts of batik, one of which is Sleman, Yogyakarta. Sleman Government through designers creativity wanted to create new batik designs that reflect the social, cultural and natural identity, which will be used as the unique batik area. Batik design entitled “Semarak Salak” is one typical batik design work Sleman  creation inspirated by from the earth excavated the original fruit of Sleman, salak pondoh. Assessment batik design aesthetic of “Semarak Salak” aims to know the content of the universal values of beauty of the work. The methods employed in the literature approach. From the results of the study showed that batik design work “Semarak Salak” contains beauty values of it motif presentation the motif, color composition, compare with typical Sleman, as well as the content of philosophical meaning.

 

Keywords: aesthetic, batik design, Sleman, Semarak Salak


Keywords


estetika;desain batik;sleman;semarak salak

Full Text:

PDF

References


Djelantik, A.A.M. (2004), Estetika; Sebuah Pengantar, MSPI, Bandung.

Djoemena, Nian S. (1990), Ungkapan Sehelai Batik: Its Mystery and Meaning, Djambatan, Jakarta.

Gie, The Liang, (1997), Filsafat Seni Sebuah Pengantar, PUBIB, Yogyakarta.

_________ (1996), Filsafat Estetika, PUBIB, Yogyakarta.

Krisnawati, Christina. (2005), Terapi Warna dalam Kesehatan, Curiosita, Yogyakarta

Murdana, I Ketut, 1998, Pokok-Pokok Pikiran Tentang Filsafat Seni, STSI Denpasar, Denpasar

Prawirohardjo, O.S. (2011), Pola Batik Klasik: Pesan Tersembunyi Yang Dilupakan, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Purnomo, S. dan T. Sudaryono. (1994), Seleksi Tanaman Unggul dalam Populasi Salak Bali dan Salak Pondoh, Laporan Hasil Penelitian, Proyek ARMP I, Sub Balai Penelitian Hortikultura, Malang.

Read, Herbert. (1976), The Meaning of Art, Preager, New York.

Soedarso, Sp. (2000), Tinjauan Seni: Sebuah Pengantar untuk Apresiasi Seni, Suku Dayar Sana, Yogyakarta.

Soemardjo, Jakob. (2000), Filsafat Seni, Penerbit ITB, Bandung.

Soesanto, S. (1973), Seni Kerajinan Batik Indonesia, Balai Penelitian Batik dan Kerajinan, Lembaga Penelitian dan Pendidikan Industri, Departemen Perindustrian RI, Yogyakarta.

Susanto, Mikke. (2011), Diksi Rupa: Kumpulan Istilah dan Gerakan Seni Rupa, DictiArt Lab, Yogyakarta.

http//.www. antaranews.com diakses 14 Mei 2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.22322/dkb.v32i2.1026

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2012 Irfa'ina Rohana Salma, Edi Eskak

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah indexeed by :