KONTRIBUSI LAMA PEMERAMAN DAUN DAN MODIFIKASI SARINGAN KETEL TERHADAP LAJU DISTILAT DAN RENDEMEN MINYAK NILAM ASAL MALUKU

Husein Smith, Syarifuddin Idrus, Leopold M. Seimahuira

Abstract


Minyak daun nilam merupakan salah satu jenis minyak atsiri yang sering disebut dengan minyak eteris atau minyak terbang. Proses pengambilan minyak daun nilam dapat dilakukan dengan dIstilasi air, dIstilasi uap-air dan dIstilasi uap. Untuk menaikkan pendapatan penyuling minyak daun nilam dan mengoptimalkan pemanfaatan potensi minyak atsiri tersebut di Maluku, maka perlu dilakukan usaha untuk menaikkan rendemen dan mutu minyak sesuai dengan Standart Nasional Indonesia. Salah satu cara adalah memperbaiki teknik distilasi dan memperbaiki kondisi operasi agar proses distilasi dapat menghasilkan rendemen minyak yang optimal dengan standart mutu yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh modifikasi saringan pada alat suling minyak nilam dan lama pemeraman daun nilam terhadap rendemen dan laju distilat selama proses penyulingan. Penyulingan minyak nilam menggunakan sistim air-uap dengan perlakuan modifikasi penyaring (selongsong dan datar) pada alat distilasi dan lama pemeraman daun. Data penelitian dianalisis secara deskriptif  berupa trend grafik. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh dari modifikasi saringan pada alat suling dan lama pemeraman daun-ranting nilam terhadap rendemen dan laju distilat. Laju destilat terindikasi dipengaruhi oleh tipe saringan, lama pemeraman daun-ranting dan kerapatan bahan dalam ketel suling. Warna minyak dari perlakuan penyulingan memenuhi SNI  No 06-2385- 2006.


Keywords


Modifikasi saringan, minyak nilam, rendemen penyulingan, laju distilat

Full Text:

PDF

References


Anonim. 2017. Distilasi. https://id.wikipedia.org/wiki/Distilasi. Diakses tanggal 16 desember 2017.

Dummond, H.M., 1960. Patchouli oil. Journal of Perfumery and Essential Oil Record : 484- 492 p.

Ditjen Perkebunan. (2006). Statistik Perkebunan Indonesia 2003 - 2005, Nilam (Patchouli). Departemen Pertanian. Jakarta.

Guenther, E. 1948. Minyak Atsiri. Jilid I. UI Press, Jakarta.

Guenther E. 1972. The Essential Oil. Vol II. Robert E. Krieger Publishing Company, New York.

Guenther E. 1987. Minyak Atsiri Jilid 1. Ketaren S, penerjemah. Jakarta: Universitas Indonesia Press. Terjemahan dari: Essential Oil.

Herlina, B., Perjaka, H., Arisandi, D., Henriyani, Y., dan Hendros. (2010).

Efektifitas Penyulingan daun nilam Metoda Steam Destillation Dengan Perlakuan Pendahuluan Pengeringan Suhu Rendah termodifikasi. Program Studi Teknologi Industri . Fakultas pertanian . Universitas Bengkulu.

Isfaroiny, Rahma dan Mitarlis, 2005. Peningkatan Kadar Patchouli Alcohol Pada Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth) Dengan Metode Distilasi Vakum, Skripsi Fakultas MIPA UNESA, Surabaya.

J. Wang (2005), “Fundamentals of erbium-doped fiber amplifiers arrays (Periodical style—Submitted for publication),” IEEE J. Quantum Electron., didaftarkan untuk dipublikasikan .

Ketaren, S. 1985. Pengantar Teknologi Minyak Atsiri. Balai Pustaka, Jakarta.

Khabibi, J. 2011. Pengaruh Penyimpangan Daun dan Volume Air Penyulingan Terhadap Rendemen dan Mutu Minayak kayu Putih. Departemen Hasil Hutan. (skripsi) Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.

Lutony, T. L. dan Y. Rahmayanti. 1994. Produksi dan Perdagangan Minyak Atsiri. Penebar Swadaya, Jakarta.

Mardiningsih, T.L., Triantoro, S.L., Tobing dan S. Rusli, 1995. Patchouli oil product as insect repellent. Indust. Crops. Res. Journal 1 (3) : 152-158.

Nurdjannah N. 2006. Minyak Ylang-ylang dalam Aromaterapi dan Prospek Pengembangannnya di Indonesia. Di dalam: Prosiding Konferensi Nasional Minyak Atsiri 18-20 September 2006 . Solo.

Nuryani, Y. 2011. Budidaya Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth). Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aromatik. http://ktnkruengbubon.blogspot.co.id/2011/06/budidaya-tanaman-nilam-pogostemon.html. Diakses tanggal 16 Desember 2017

Pusat Data dan Informasi Pertanian. 2010. Outlook Komoditas Pertanian Perkebunan. Pusat Data dan Informasi Pertanian Kementerian Pertanian. Jakarta. 189 hal

Putra, O. dan Sabarina, A. (2012). Pengambilan Minyak Atsiri Dari Kulit Jeruk Dengan Pemanfaatan Gelombang Mikro ( Microwave ).

Robin, S.R.J., 1982. Selected market for the essential oils of patchouli and vetiver. Tropical Product Institute Ministry of Overseas Development. Great Britain G. 167: 7-20.

Rajagukguk, C.G. 2009. Analisis Potensi Pengolahan Minyak Nilam di Pakpak Barat (Skripsi). Fakultas teknik Pertanian. Universitas Sumatera Utara

Sudarti, Warasti S. 1979. Pengaruh penyimpanan daun kayu putih (Melaleuca leucadendron Linn.) terhadap hasil dan kualitas minyak kayu putih [tugas akhir]. Yogyakarta: Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada.

Somaatmadja, D. 1985. Prospek Pengembangan Industri Oleoresin di Indonesia.BBIHP, Bogor.

Salim, T, Sriharti. (2006). Analisis Penerapan Teknologi Penyulingan Nilam di Desa Cupunagara Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang. Dalam : Iptek Solusi Kemandirian Bangsa. Prosiding Seminar Nasional Iptek. Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI. Yogyakarta

Suhirman dan Shinta, 2009. Aplikasi Teknologi Pemurnian Untuk Meningkatkan Mutu Minyak Nilam. Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.29360/mb.v15i2.5659

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Majalah BIAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Jurnal Ilmiah Terakreditasi KEMENRISTEKDIKTI

Peringkat 3 (Vol. 13 No. 1  2017 sampai Vol. 17 No. 2  2021)

p-ISSN: 0215-1464 | e-ISSN: 2548-4842

Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Jl. Kebun Cengkeh Batu Merah Ambon 97128

e-mail: buletin.biam@gmail.com  



Majalah BIAM Indexed by:

  

Indonesian Scientific Journal Database (ISJD)Google Scholar

Crossref

 

 

Copyright of Majalah BIAM  (p-ISSN 0215-1464| e-ISSN 2548-4842). Powered by OJS, Theme design credited to MEV edited by maj.biam