KOMPONEN ZAT GIZI LAMUN Enhalus acoroides ASAL KABUPATEN SOPIORI PROVINSI PAPUA

Adrianus O.W. Kaya

Abstract


Lamun adalah tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang hidup terendam dalam air dan berkembang dengan baik di perairan laut dangkal dan estuary.tumbuhan lamun terdiri dari daun dan seludang, batang menjalar yang biasanya di sebut rimpang (rhyzoma) dan akar yang tumbuh pada bagian rimpang. Di Indonesia terdapat 13 jenis lamun yang tersebar di antara seluruh perairan Indonesia, dan dapat dimanfaatkan oleh manusia adalah jenis lamun Enhalus acoroides. Kebiasan masyarakat kampung Sowek Kabupaten Supiori Propinsi Papua mengkonsumsi rhyzoma dan biji lamun sebagai makanan dengan cara dikonsumsi secara langsung atau sebagai sayuran, sehingga perlu diketahui kandungan zat gizi yang ada dikedua bagian lamun tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui status nutrisi bagian yaitu rhyzoma dan biji lamun enhalus acoroides yang berasal dari kabupaten sopiori provinsi papua berdasrakan hasil analisis proksimat. Hasil analisis bagian lamun Enhalus acoroides diperoleh hasil rhyzoma: Air 89,99%, Abu 0,79%, Lemak 0,52%, Protein 0,75% dan karbohidrat 4,16% sedangkan biji lamun: Air 92,16%, Abu 0,51%, Lemak 0,47%, Protein 0,68% dan karbohidrat 3,22%. Perlu analisis komponen zat gizi lengkap untuk tiap bagian lamun serta aplikasi dalam produk pangan


Keywords


Lamun, Komponen zat Gizi

Full Text:

PDF

References


Badui, D, 2010. Analisis kadar gizi Lamun (Enhalus acoroides) dan Hubungan antara Pengetahuan,persepsi dengan Pemanfaatan Buah Lamun sebagai Sumber Makanan Alternatif Masyarakat Desa Waai Kec,Salahatu Kab,Maluku Tengah.

Borgstrom,G, 1964. Fish as Food Vol.III.Academic Press New York.

Den Hartog C., 1970, The Seagrasses of The Word. North Holland Publishing Company Amsterdam, London P. 144-271.

Dwijosepputro,1994. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Penerbit. Bumi Aksara. Jakarta

Erftemeijer, P.L.A. 1992. Factor Limiting Growth and Production of Tropical Seagrasses: Nutrient Dynamic in Indonesian Seagrass Beds (Buginesia IV). Tentative Final Report Prepared For LIPI And WOTRO, Ujung Pandang.

Erftemeijer, P.L.A. 1993. Differences in Nutrient Concentration and Resources Between Seagrass Communities on Carbonate and Terigenous Sediments in South Sulawesi, Indonesia. Bull. Mar. Sci., 54: 403-419.

Hillman, K., Walker, D.J., Larkum, A.W.D. & Mc Comb, A.J. 1989. Productivity and Nutrient Limitation of Seagrasses. Biology of Seagrasses. Netherland: Elsevier Science Publishers.

Kiswara, W & M. Hutomo. 1985, Habitat dam Sebaran Geografis Lamun. Jurnal oseana, 10(1) : 21 – 30. Vvicinity of the proposed Urangan Boat Harbour dredge material disposalrehandling area – february 2002. Unpublsih report of Quensland transport

Mann, K.H., 2000. Ecology of Coastal Waters With Implication for Management Blackwell Sciences, Inc. Massachusetts.

Nienhuis 1993, P. H ; J. Coosen & W. Kiswara. 1993. Community structure and biomassa distribution of seagrass and macrofauna in the flores sea, Indonesia. Netherlands Journal of Sea Research. 23 (3) : 197 – 214.

Patriquin, D.G. 1992. The Origin of Nitrogen and Phosphorus for Growth of The Marine Angiosperm Thalassia Testudinium.Mar. Biol. 15: 35-46.

Subagiyo. 2008. Lamun Berpotensi Sebagai Sumber Makanan Kesehatan. Diakses tanggal 23 Oktober 2017. https://anekaplanta.wordpress.com/2008/03/02/lamun-berpotensi-sebagai-sumber-makanan-kesehatan/

Setyawati WA, Subagito, Ridlo A. 2003. Potensi berbagai Jenis Lamun Sebagai Sumber Makanan kesehatan : Analisa Proksimat. Laporan Hasil Penelitian DIK Rutin. Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan universitas Diponegoro.

Pradheeba M, Dilipan E, Nobi EP, Tangaradjou T, Sivakumar K. 2011. Evaluation of Seagrass for Their Nutritional Value. Indian Journal of Geo-Marine Science. 40(1) 105-111

Tahril, Noor A, Taba P, La Nafie N. 2009. Peta Asam Lemak Berbagai Species Lamun (Seagrass) di Pantai Kabupaten Donggala. Jurnal Chemica 10(1) 71-79.

Tapotubun,E,J. 2005. Pengaruh Jenis Bahan Subtitusi Terigu dan Perbandingannya dengan Ikan Terhadap Mutu Kroket Ikan Rucah.Skripsi Fakultas Perikanan Universitas Pattimura Ambon

Winarti,S.2006. Minuman Kesehatan Trubus Agrisarana,Surabaya. p.5-11




DOI: http://dx.doi.org/10.29360/mb.v13i2.3542

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Majalah BIAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Jurnal Ilmiah Terakreditasi KEMENRISTEKDIKTI

Peringkat 3 (Vol. 13 No. 1  2017 sampai Vol. 17 No. 2  2021)

p-ISSN: 0215-1464 | e-ISSN: 2548-4842

Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Jl. Kebun Cengkeh Batu Merah Ambon 97128

e-mail: buletin.biam@gmail.com  



Majalah BIAM Indexed by:

  

Indonesian Scientific Journal Database (ISJD)Google Scholar

Crossref

 

             

 

Copyright of Majalah BIAM  (p-ISSN 0215-1464| e-ISSN 2548-4842). Powered by OJS, Theme design credited to MEV edited by maj.biam