OPTIMASI PRODUKSI RIBOFLAVIN (VITAMIN B2) DENGAN SUBSTRAT IKAN MENGGUNAKAN Eremothecium gossypii

syarifuddin idrus

Abstract


Produksi riboflavin melalui proses fermentasi terus meningkat disebabkan karena lebih murah biaya produksinya, limbah yang dihasilkan lebih sedikit, dan energi untuk produksi lebih rendah. Disamping itu, proses fermentasi juga menggunakan substrat dari sumber yang dapat diperbaharui. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi produksi riboflavin menggunakan ikan sebagai substrat. Proses fermentasi diamati pada 0-120 jam untuk memperoleh waktu optimal dan substrat optimal untuk produksi riboflavin. Riboflavin hasil fermentasi diuji menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 445 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu optimal untuk produksi riboflavin adalah 72 jam. Glukosa sebagai sumber karbon optimal pada 10 g/L dengan jumlah riboflavin yang diperoleh sebesar 40,5 mg/L. Penggunaan ikan sebagai sumber karbon optimal pada 10 g/L dengan jumlah riboflavin 24,8 mg/L. Penggunaan substrat campuran glukosa dan ikan sebagai sumber karbon optimal pada 10 g/L dengan jumlah riboflavin yang dihasilkan sebesar 51,2 mg/L.


Keywords


riboflavin, vitamin B2, Eremothecium gossypii, fermentasi

Full Text:

PDF

References


Alosta H.A. (2007). Riboflavin Production by Encapsulat Candida Flareri. Oklahoma State University.

Kato T., Park E.Y., (2012). Riboflavin production by Ashbya gossypii. Biotechnol Lett. 34:611–618.

Bacher A., EberhardtS. , Fischer M.,Kis K., Richter G.,(2000). Biosynthesis of Vitamin B2 (Riboflavin). Annu. Rev. Nutr. 2000. 20:153–67.

Choe E., Rongmin H., David B. M., (2005). Chemical Reactions andStability of Riboflavin in Foods.Journal of Food Science—Vol. 70, Nr. 1.

EFSA Panel, (2010). Riboflavin related health claims. EFSA Journal. 8(10):1814, 28 pp.

Guenther C., Saling P., (2006). Sustainable production of vitamin B2. Feed Mix. 14(2). 22-24.

Kato T.,Park E.Y., (2012). Riboflavin production by Ashbya gossypii. Biotechnol Lett. 34:611–618.

LimS.H., Choi J.S., Park E.Y.,(2001). Microbial Production of Riboflavin Using Riboflavin Overproducers, Ashbya gossypii, Bacillus subtilis, and Candida famate: An Overview. Biotechnol. Bioprocess Eng., 6: 75-88.

Park E.Y., Kato A., Ming H., (2006).Utilization of waste activated bleaching earth containing palm oil in riboflavin production by Ashbya gossypii.Journal of the American Oil Chemists' Society.57-62.

Saarela U., Leivika K., Juuso E., (2003). Modelling of fed-batch fermentation process. Report A No. 21, Control Engineering Laboratory, University Oulu, Findland. ISBN 951-42-7083-5.

Shrikant A. Survase, Ishwar B. Bajaj and Rekha S. Singhal (2006). Biotechnological Production of Vitamins. Food Technol. Biotechnol. 44 (3) 381–396.

Suzuki G.T., Fleuri L., Macedo G.A., (2012). Influence of Nitrogen and Carbon Sourceson Riboflavin Production by Wild Strain of Candida sp.Food Bioprocess Technol.5:466–473.

Sybesma W., Burgess C., Starrenburg M., Sinderen van D., Hugenholtz J., (2004). Multivitamin Production in Lactococcus Lactis Using Metabolic Engineering. Metabolic Engineering 6:109–115.

Torne Research, (2008). Riboflavin. Alternative Medicine Review. 13(4): 334-340.




DOI: http://dx.doi.org/10.29360/mb.v13i1.2800

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Majalah BIAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Jurnal Ilmiah Terakreditasi KEMENRISTEKDIKTI

Peringkat 3 (Vol. 13 No. 1  2017 sampai Vol. 17 No. 2  2021)

p-ISSN: 0215-1464 | e-ISSN: 2548-4842

Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Jl. Kebun Cengkeh Batu Merah Ambon 97128

e-mail: buletin.biam@gmail.com  



Majalah BIAM Indexed by:

  

Indonesian Scientific Journal Database (ISJD)Google Scholar

Crossref

 

 

Copyright of Majalah BIAM  (p-ISSN 0215-1464| e-ISSN 2548-4842). Powered by OJS, Theme design credited to MEV edited by maj.biam