PENGARUH WAKTU PENYERAPAN DAN MEDIA PENYERAP TERHADAP EFEKTIVITAS PENYERAPAN KANDUNGAN LOGAM BERAT PADA LIMBAH LABORATORIUM

Ignacius D. Sukaryono

Abstract


Peranan laboratorium sangatlah penting sebagai tempat melakukan pengujian terhadap parameter yang hendak dianalisa. Pengujian yang dilakukan sebagian besar menggunakan bahan kimia dan menghasilkan limbah yang bersifat berbahaya jika tidak tepat dalam pengolahannya. Salah satu pengolahan limbah laboratorium yaitu dengan menggunakan media penyerap berupa arang aktif dan bio keramik. Dari hasil penelitian didapatkan nilai efektivitas penyerapan sampel larutan limbah laboratorium untuk beberapa macam parameter logam berat. Nilai efektivitas penyerapan tertinggi terdapat pada penyerapan kandungan logam Cr sampel C2 yaitu sebesar 95,9 % dan nilai efektivitas penyerapan terendah terdapat pada penyerapan logam Cd sampel A1 yaitu sebesar 14,53 %. Kombinasi media penyerapan 1 bagian arang aktif dan 2 bagian bio keramik dengan waktu penyerapan 14 hari lebih optimal dalam menyerap kandungan logam berat dan waktu penyaringan dalam sampel larutan limbah laboratorium. Sedangkan untuk parameter kandungan logam berat yang paling optimal diserap media penyerap adalah kandungan logam Cr. Kualitas sampel larutan limbah laboratorium sebelum dan setelah penyerapan tergolong buruk dan tidak masuk ke dalam keempat golongan air menurut peruntukannya sesuai dengan PP No 20 Tahun 1990.


Keywords


Limbah laboratorium, Efektivitas penyerapan, Logam berat, Arang aktif, Bio keramik

Full Text:

PDF

References


Haryono, Muhammad Ali, and Wahyuni. 2012. “Pemucatan Minyak Sawit Mentah Menggunakan Arang Aktif.” Teknik Kimia 6 (2): 41–45.

Irawati, Utami, Umi Baroroh, and Hanifa Muslima. 2011. “Pengolahan Limbah Cair Sasirangan Menggunakan Filter Arang Aktif Cangkang Kelapa Sawit Berlapiskan Kitosan Setelah Koagulasi Dengan FeSO4.” Sains Dan Terapan Kimia 5 (1): 34–44.

Kasam, Andik Yulianto, and Titin Sukma. 2005. “Penurunan COD (Chemical Oxygen Demand) Dalam Limbah Cair Laboratorium Menggunakan Filter Karbon Aktif Arang Tempurung Kelapa.” Logika 2 (2): 3–17.

Nasir, Subriyer, Teguh Budi, and Idha Silviaty. 2013. “Aplikasi Filter Keramik Berbasis Tanah Liat Alam Dan Zeolit Pada Pengolahan Air Limbah Hasil Proses Laundry.” Bumi Lestari 13 (1): 45–51.

Nurrahman. 2013. “Material Biokeramik Berbasis Hidroksiapatit Tulang Ikan Tuna.” Skripsi. IPB, Bogor. Indonesia.

Presiden Republik Indonesia. 1990. Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 1990.

Rahman, A. R. 2013. “Perbedaan Penurunan Kandungan Mangan (Mn) Pada Berbagai Komposisi Zeolit-Karbon Aktif Dalam Air Sumur Gali.” Universitas Siliwangi, Tasikmalaya. Indonesia.

Ristiana, Nana, Dwi Astuti, and Tri Puji Kurniawan. 2009. “Keefektifan Ketebalan Kombinasi Zeolit Dengan Arang Aktif Dalam Menurunkan Kadar Kesadahan Air Sumur Di Karangtengah Weru Kabupaten Sukoharjo.” Kesehatan 2 (1): 91–102.

Rosyida, Ainur. 2011. “Bottom Ash Limbah Batubara Sebagai Media Filter Yang Efektif Pada Pengolahan Limbah Cair Tekstil.” Rekayasa Proses 5 (2): 56–61.

Saifudin, M Ridwan, and Dwi Astuti. 2005. “Kombinasi Media Filter Untuk Menurunkan Kadar Besi (Fe).” Penelitian Sains Dan Teknologi 6 (1): 49–64.

Samon, Irhamnahasnita. 2013. “Pengaruh Penggunaan Arang Tempurung Kelapa Terhadap Kualitas Air Sumur (Suatu Penelitian Di Desa Toto Utara Kecamatan Tilongkabila Kabupaten

Bone Bolsango).” Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo. Indonesia.

Sudarja, and Novi Caroko. 2012. “Kaji Eksperimental Efektiftas Penyerapan Limbah Cair Industri Batik Taman Sari Yogyakarta Menggunakan Arang Aktif Mesh 80 Dari Limbah Gergaji Kayu Jati.” Ilmiah Semesta Teknika 14 (1): 50–58.

Sulistyani, Erlinda, Esmar Budi, and Fauzi Bakri. 2013. Pengaruh Temperatur Terhadap Adsorbsi Karbon Aktif Berbentuk Pelet Untuk Aplikasi Filter Air. Proceeding Seminar Nasional Fisika UNJ. Jakarta.

Sunardi, Lusita Wardhani, and Hendri Prayogo. 2005. “Pemanfaatan Arang Aktif Kayu Rambai (Sonneratia Acida Linn) Dengan Aktivator Natrium Karbonat 5 % Untuk Menurunkan Kadar

Besi (Fe) Dalam Air Sumur.” Hutan Tropis Borneo, no. 17WW: 31–44.

Zulhikman, Meldy, Nurjazuli, and Tri Joko. 2013. “Efektivitas Zeolit Dan Karbon Aktif Melalui Metode Penyaringan Up Flow Dalam Menurunkan Kadar Merkuri Pada Air Limbah Pertambangan Emas Tradisional.” Kesehatan Masyarakat 2 (2).




DOI: http://dx.doi.org/10.29360/mb.v10i2.2030

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Majalah BIAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Jurnal Ilmiah Terakreditasi KEMENRISTEKDIKTI

Peringkat 3 (Vol. 13 No. 1  2017 sampai Vol. 17 No. 2  2021)

p-ISSN: 0215-1464 | e-ISSN: 2548-4842

Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Jl. Kebun Cengkeh Batu Merah Ambon 97128

e-mail: buletin.biam@gmail.com  



Majalah BIAM Indexed by:

  

Indonesian Scientific Journal Database (ISJD)Google Scholar

Crossref

 

             

Copyright of Majalah BIAM  (p-ISSN 0215-1464| e-ISSN 2548-4842). Powered by OJS, Theme design credited to MEV edited by maj.biam