INHIBISI KOROSI OLEH HIDROKSILAMIN NETRAL SULFAT TERMODIFIKASI TERHADAP BAJA KARBON - (The Corrosion Inhibition by Modified Hydroxylamine Neutral Sulfate on Carbon Steel)

Afrizal Vachlepi, Didin Suwardin

Abstract


Production of natural rubber SIR 20CV requires Hydroxylamine Neutral Sulfate (HNS) as stabilizing agent which serves to stabilize viscosity of natural rubber. Several methods of HNS applications among others are spraying, soaking and mixing into the latex. The HNS use may cause corrosion of processing equipments. The aims of this research were to explore the charateristics of modified HNS as stabilizing agents to reduce the corrosion attack on carbon steel. Treatments were consisted of pure HNS and modified HNS. The method was weight loss method with planned interval test. Removal of corrosion products on metal specimen was done by chemical cleaning method based on ASTM G1-90. The results showed that weight loss percentage and corrosion rate of carbon steel by modified HNS were lower than pure HNS. Corrosion resistance criteria of carbon steel by modified HNS was classified as outstanding. Inhibition efficiency of corrosion by modified HNS reached around 98-99%.

Keywords: corrosion, inhibition, modified HNS, natural rubber

 

ABSTRAK

Produksi karet alam SIR 20CV memerlukan hidroksilamine netral sulfat (HNS) sebagai bahan pemantap yang berfungsi menjaga viskositas karet alam stabil. Beberapa metode aplikasi HNS antara lain penyemprotan, perendaman dan pencampuran ke dalam lateks. Penggunaan HNS dapat menyebabkan korosi pada peralatan pengolahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari dan mengetahui karakteristik inhibisi bahan pemantap HNS termodifikasi dalam mengurangi serangan korosi terhadap logam baja. Perlakuan yang diberikan terdiri atas HNS murni dan HNS termodifikasi. Metode yang digunakan adalah metode kehilangan berat dengan planned interval test. Penghilangan produk korosi pada spesimen logam baja karbon dilakukan dengan metode pembersihan kimia berdasarkan ASTM G1-90. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kehilangan berat dan laju korosi baja karbon oleh HNS termodifikasi lebih rendah dibandingkan HNS murni. Kriteria ketahanan korosi logam baja karbon oleh HNS termodifikasi tergolong luar biasa. Efisiensi inhibisi serangan korosi oleh HNS termodifikasi mencapai sekitar 98-99%.

Kata kunci: HNS termodifikasi, inhibisi, karet alam, korosi


Keywords


corrosion; inhibition; modified HNS; natural rubber

Full Text:

PDF

References


Anejjar, A., Salghi, R., Zarrouk, A., Benali, O., Zarrok, H., Hammouti, B. & Ebenso, E.E. (2014). Inhibition of carbon steel corrosion in 1 M HCl medium by potassium thiocyanate. Journal of the Association of Arab Universities for Basic and Applied Sciences, 15, 21–27. Doi: http://dx.doi.org/10.1016/ j.jaubas.2013.06.004.

Caniago, Z.B. (2006). Kecepatan korosi oleh 3 bahan oksidan pada plat besi. Jurnal Gradien, 2(2), 161-166.

Cifriadi, A., Faturrohman, M.I., Syamsu, Y., Tedjaputra, N. & Budianto, E. (2009). Proses pembuatan karet viskositas mantap jenis SIR 20 pada fasa padat. Jurnal Penelitian Karet, 27(2), 77-88.

Farag, A.A., Migahed, M.A. & Al-Sabagh, A.M. (2015). Adsorption and inhibition behavior of a novel Schiff base on carbon steel corrosion in acid media. Egyptian Journal of Petroleum, 24, 307-315. Doi: http://dx.doi.org/10.1016/j.ejpe.2015.07.001.

Fontana, M. G. (1987). Corrosion engineering. Materials Science and Engineering Series. Singapore: McGraw-Hill International.

Gapkindo. (2014). Buletin Karet April 2014. No.4, th XXXVI. Jakarta: Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo).

Gusti, R.G. (2011). Laju korosi baja dalam larutan asam sulfat dan dalam larutan natrium klorida. Jurnal Sains dan Matematika, 3(1), 28-31.

Gusti, D.R., Aritonang, H.F. & Azis, A. (2013). Pengaruh penambahan asam suksinat dalam menghambat korosi baja dalam larutan asam sulfat. Chem. Prog., 1(1), 36-42. Retrieved from http://download.portalgaruda.org/article.php?article=16563&val=1039.

Lestari, R., Wahyudi, S. & Gapsari, F. (2015). Pengaruh konsentrasi dan waktu perendaman dalam larutan asam sulfat terhadap laju korosi sulphuric acid resistance alloyed metal (saramet). Retrieved from http://mesin.ub.ac.id/jurnal/jurnal/data/rissas.pdf:1-8.

Murabbi, A.L. & Sulistijono. (2012). Pengaruh konsentrasi larutan garam terhadap laju korosi dengan metode polarisasi dan uji kekerasan serta uji tekuk pada plat bodi mobil. Jurnal Teknik Pomits, 1(1), 1-5.

Sidiq, M.F. (2013). Analisa korosi dan pengendaliannya. Jurnal Foundry, 3(1), 25-30.

Singh, A.K., Shukla, S.K. & Quraishi, M.A. (2011). Corrosion behaviour of mild steel in sulphuric acid solution in presence of ceftazidime. International Journal Electrochemical Science, 6, 5802-5814.

Solichin, M. & Immanuel, V. (1991). Kajian Pembuatan Sit Angin yang Viskositasnya Dimantapkan. Buletin Perkaretan, 7(2), 94-100.

Solichin, M. (1995). Pemantapan viskositas Mooney karet alam dengan natrium fenolat, natrium metabisulfit dan asetaldehida. Tesis Program Studi Teknologi Hasil Perkebunan, Program Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Sudiarti, T. (2014). Tegangan permukaan inhibitor korosi baja karbon dalam lingkungan air sadah. Jurnal Sains Dasar, 3(2), 118-123.

Sumarji. (2012). Evaluasi korosi baja karbon rendah ASTM A36 pada lingkungan atmosferik di Kabupaten Jember. Jurnal Rotor, 5(1), 44-51.

Rozenfeld, I. (1980). Corrosion inhibitors. New York: McGraw Hill Book Company.

Tarigan, E.A.S. (2011). Korosi baja karbon di dalam biodesel. Tesis Magister Program Studi Teknik Kimia. Institut Teknologi Bandung.

Wahyuningrum, D., Nuraini, N. & Sumarti, N. (2012). Model matematika mekanisme laju korosi logam baja karbon dengan penambahan inhibitor. Jurnal Matematika dan Sains, 17(1), 10-18.

Vachlepi, A., Suwardin, D. & Hanifarianty, S. (2013). Aplikasi bahan pemantap HNS pada proses ekstrusi dalam pembuatan karet viskositas mantap. Prosiding Seminar Nasional Avoer ke-5 Universitas Sriwijaya. Palembang, 28 November 2013, 25-29.

Vachlepi, A., Suwardin, D., Purbaya, M. & Hanifarianty, S. (2014). Application of hydrazine compound to produce constant viscosity rubber. Majalah Polimer Indonesia, 17(1), 1-5.




DOI: http://dx.doi.org/10.36974/jbi.v7i2.1316

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


BIOPROPAL Industri

Published by :

Institute for Industrial Research and Standardization (Baristand Industri) in Pontianak

Agency for Industrial Research and Development, Ministry of Industry 

Jl. Budi Utomo No. 41 Pontianak, West Kalimantan, Indonesia

Tel / Fax : +62 561 881393, 881533

email      : biopropal.industri@gmail.com

 

BIOPROPAL Industri indexed in: 

Hasil gambar untuk gambar doajHasil gambar untuk gambar google scholar