PENGARUH SUMBER TEGANGAN TERHADAP SUHU BELITAN MOTOR INDUKSI KIPAS ANGIN

Agung Yanuar Wirapraja

Abstract


Penggunaan motor induksi sebagai penggerak utama produk-produk elektronika rumah tangga, berdampak pada perhatian tingkat keselamatan konsumen. Kenaikan suhu belitan motor perlu diperhitungkan guna memastikan tingkat keselamatan yang tinggi bagi konsumen. Metode yang digunakan didalam pengukuran suhu belitan motor adalah metode resistansi dan termokopel tipe K. Penggunaan perubahan sumber tegangan dari 150 volt sampai dengan 240 volt akan berpengaruh terhadap suhu belitan motor. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah membandingkan hasil pengukuran metode resistansi dengan metode termokopel tipe K untuk mengukur kenaikan suhu belitan motor. Penggunaan metode resistansi dalam pengukuran suhu belitan motor memiliki nilai yang cenderung tidak stabil jika dibandingkan dengan metode thermokopel tipe K dalam pengukuran selama 30 menit. Terdapat perbedaan hasil pengukuran suhu belitan motor dengan  metode resistansi dan thermokopel tipe K, selisih tertinggi mencapai ± 34˚K, dan selisih terendah adalah ± 10˚K.

Keywords


Induction motor, motor winding, resistance, thermocouple

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.36048/jtpii.v1i2.1790

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Agung Yanuar Wirapraja

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

View My Stats-->

  =====================================================

Jurnal Teknologi Proses Dan Inovasi Industri (JTPII)

Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Jl. Jagir Wonokromo No. 360. Surabaya. 60244

Telp. (031)8410054; Fax. (031)8410480

http://ejournal.kemenperin.go.id/jtpii

===================================================